Pembangunan Jembatan Bojongkopo Sukabumi Capai 90 Persen, 17 Agustus 2025 Difungsikan

SUKABUMITIMES.COM – Setelah sempat terkendala cuaca, progres pembangunan Jembatan Bojongkopo yang menghubungkan Desa Loji dan Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kini memasuki tahap akhir dan menunggu proses finishing.

PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat, Ilham Khalifa, mengatakan pembangunan jembatan yang sebelumnya sempat terputus itu telah mencapai 90 persen. Pihaknya menargetkan jembatan dapat difungsikan pada 17 Agustus 2025, lebih cepat dari rencana awal yang dijadwalkan September.

Hal tersebut diungkapkan Ilham saat meninjau lokasi pembangunan pada Senin (11/8/2025) pagi. Peninjauan itu sekaligus dibarengi kegiatan podcast yang digelar oleh Kementerian Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kepada warga sekitar.

“Acara ini sebenarnya sebagai ucapan terima kasih kepada warga, Babinsa, kepala desa, kepala dusun, dan semua yang terlibat,” ungkapnya saat diwawancara sukabumitimes.com.

“Karena saat pembangunan mungkin ada suara bising atau aktivitas yang mengganggu kenyamanan, jadi kami mohon maaf sekaligus bersyukur karena Insyaallah tanggal 17 nanti sudah bisa difungsikan,” kata Ilham.

Meski pengaspalan sudah dilakukan, Ilham menjelaskan masih ada beberapa pekerjaan akhir yang harus diselesaikan, terdapat sambungan jalan belum kering.

“Jadi kita finishing dulu dan pasang rambu-rambu agar aman. Mohon warga bersabar sampai 17 Agustus. Ini sudah lebih cepat dari jadwal, walau belum 100 persen selesai,” ujarnya.

Adapun kondisi jembatan kali ini, lanjut Ilham yang menarik dari jembatan Bojongkopo baru ini, struktur rangka diberi cat warna merah putih sebagai simbol semangat kemerdekaan.

“Kita sekalian menyambut 80 tahun NKRI. Jadi saat dibuka, masyarakat bisa merayakan kemerdekaan sekaligus menikmati akses yang sudah kembali normal,” tambahnya.

Ilham juga mengungkapkan bahwa kendala utama selama pembangunan adalah faktor cuaca.

“Kami ditargetkan empat bulan, alhamdulillah selesai tepat waktu. Kendalanya hujan, tapi berkat dukungan warga, semuanya berjalan lancar. Bahkan warga rela meminjamkan tanahnya untuk akses sementara, ini luar biasa,” tuturnya.

Sementara itu, kata Ilham lagi jembatan darurat yang sebelumnya digunakan akan dibongkar dan disimpan.

“Nanti akan kami taruh di gudang, supaya jika ada bencana, mudah-mudahan tidak ada, itu bisa digunakan lagi,” pungkas Ilham.

Sebelumnya diketahui, jembatan yang berada di ruas jalan nasional Bagbagan kecamatan Simpenan menuju Kiaradua Pajampangan tersebut ambles setinggi 4 meter akibat dihantam banjir bandang Sungai Cidadap pada Kamis malam 6 Maret 2025 lalu. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *