Gedung Dekranasda Kota Sukabumi Baru 22,5 Persen, Sahid: Target Rampung Lebih Cepat dari Kontrak 

SUKABUMITIMES.COM – Pembangunan Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Sukabumi hingga minggu kelima tercatat baru mencapai 22,5 persen.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas PUTR Kota Sukabumi Mohammad Sahid, saat ditemui sukabumitimes.com di ruang kerjanya pada Kamis (31/7/2025).

Sahid menjelaskan bahwa progres pembangunan secara fisik saat ini mencakup pekerjaan penggalian, pembuatan fondasi, pembangunan struktur utama hingga proses pengecoran lantai dua.

“Alhamdulillah, kondisi cuaca sangat mendukung, sehingga pelaksanaan pekerjaan bisa sesuai dengan progres dan jadwal yang direncanakan,” ungkapnya.

Meski pekerjaan berjalan lancar, ia mengakui tetap ada sejumlah kendala teknis di lapangan. Namun, koordinasi intens antara pelaksana proyek, kontraktor, konsultan pengawas, hingga tim teknis dari Dinas PUTR mampu meminimalisasi hambatan yang ada.

Dalam hal pengawasan, proyek ini mendapatkan pemantauan dari dua pihak: konsultan pengawas dan tim teknis dinas. Sementara pihak Dinas PUTR sendiri, menurut Sahid, melakukan monitoring dua kali dalam seminggu, sedangkan konsultan pengawas bertugas melakukan pengawasan harian secara langsung.

Terkait kualitas bangunan, Sahid menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan telah disesuaikan dengan standar dan spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak.

“Kami selalu menerima laporan berkala dari konsultan, dan hasil monitoring sementara menunjukkan kualitas pekerjaan berjalan sesuai ketentuan,” katanya.

Proyek pembangunan Gedung Dekranasda ini ditargetkan rampung dalam waktu 150 hari kalender. Namun, Sahid menyatakan pihaknya bersama pelaksana proyek menargetkan percepatan penyelesaian dalam waktu 120 hari kalender atau sebelum akhir kontrak di bulan November.

Gedung ini nantinya akan difungsikan sebagai pusat promosi produk UMKM Kota Sukabumi. Produk-produk unggulan lokal akan dipajang dan dipasarkan langsung dari gedung tersebut, sebagai salah satu upaya memperkuat branding dan daya saing UMKM di pasar regional hingga nasional.

Sejak awal, proyek ini diklaim mengedepankan prinsip transparansi. Mulai dari proses pengadaan, pelaksanaan pekerjaan, hingga pengawasan semua dilakukan terbuka. Bahkan, papan proyek yang mencantumkan nilai anggaran, waktu pelaksanaan, dan pihak pelaksana telah dipasang di lokasi sebagai bentuk akuntabilitas publik.

“Dari sisi waktu, kami harap pelaksana bisa konsisten dengan target yang sudah ditentukan. Jangan sampai ada keterlambatan,” tegas Sahid.

Ia meminta semua pihak tetap fokus menyelesaikan proyek sesuai jadwal dan tahapan teknis yang telah disusun.

Selain waktu, ia menyoroti pentingnya aspek kualitas bangunan.

“Jangan hanya kuantitas yang dikejar, tapi kualitas juga sangat penting. Bangunan harus presisi karena menyangkut keamanan jangka panjang,” lanjutnya.

Sahid menambahkan bahwa ketahanan struktur gedung akan diuji dalam berbagai kondisi, termasuk saat terjadi bencana seperti gempa bumi.

“Kalau kualitas tidak diperhatikan dari awal, saat gempa bisa fatal. Maka ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya mengingatkan.

Dengan target percepatan penyelesaian dan pengawasan ketat di lapangan, proyek pembangunan Gedung Dekranasda ini diharapkan mampu menjadi contoh proyek infrastruktur yang tepat waktu, berkualitas, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM Sukabumi. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *