Jamkrindo Jamin Akses Kredit bagi 2,78 Juta UMKM, Serap 7,78 Juta Tenaga Kerja

‎SUKABUMITIMES.COM -PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat peran signifikan dalam mendukung akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sepanjang Januari hingga Juni 2025, Jamkrindo telah menjamin kredit untuk 2,788 juta UMKM dengan total volume penjaminan mencapai Rp110,022 triliun, sekaligus berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja sebanyak 7,78 juta orang.
‎
‎Dari total tersebut, sebanyak 1,19 juta UMKM mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan penjaminan Jamkrindo, yang turut menyerap 5,964 juta tenaga kerja. Plt Direktur Utama PT Jamkrindo, Abdul Bari, menegaskan bahwa peran Jamkrindo sangat strategis dalam mendukung kemudahan akses KUR melalui skema penjaminan yang menjadi bagian dari program nasional.
‎
‎“Jamkrindo hadir dalam ekosistem UMKM sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap program pemerintah. Penjaminan menjadi kunci agar UMKM yang feasible bisa memperoleh akses pembiayaan,” ujar Abdul Bari dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, Jumat (25/7/2025).
‎
‎Acara yang digagas oleh Kementerian UMKM tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman, Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga,
‎
‎Hadir pula dalam pertemuan itu Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Adha Damanik, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Boby Afif Nasution, serta Direktur Bisnis Penjaminan PT Jamkrindo Henry Panjaitan. Ribuan pelaku UMKM dari Tapanuli Utara turut memadati lokasi acara.
‎
‎Selain KUR, Jamkrindo juga menjalankan penjaminan kredit non-program seperti Kontra Bank Garansi, Suretyship, serta penjaminan kredit umum lainnya. Langkah ini menjadi upaya nyata perusahaan dalam memperluas akses permodalan UMKM, baik dari lembaga keuangan bank maupun non-bank.
‎
‎Dalam kesempatan yang sama, Jamkrindo juga membuka layanan konsultasi dan informasi produk penjaminan di lokasi festival. Ribuan pelaku UMKM yang hadir diberikan edukasi langsung mengenai tata cara pengajuan penjaminan, manfaat yang didapat, hingga mekanisme klaim. Langkah ini menjadi bagian dari literasi pembiayaan yang diharapkan mampu meningkatkan inklusi keuangan di sektor UMKM, khususnya di daerah.
‎
‎Kegiatan Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro juga menjadi ajang apresiasi terhadap pelaku UMKM inspiratif. Sejumlah UMKM lokal diberikan penghargaan atas inovasi, daya tahan usaha, dan kemampuan memperluas pasar.
‎
‎PT Jamkrindo, sebagai mitra strategis pemerintah, turut mendorong UMKM penerima penjaminan untuk terus tumbuh secara sehat dan berdaya saing tinggi. Abdul Bari menyampaikan bahwa ke depan Jamkrindo akan terus memperluas jangkauan layanan melalui pemanfaatan teknologi digital.
‎
‎“Kami sedang mengembangkan layanan penjaminan berbasis digital agar prosesnya makin cepat, transparan, dan mudah dijangkau. Harapannya, tak ada lagi UMKM feasible yang tertahan karena kendala akses pembiayaan,” pungkasnya.
‎
‎“Festival ini memperkuat kolaborasi seluruh pihak dalam mendorong UMKM naik kelas. Dengan peran penting UMKM dalam perekonomian, Jamkrindo berkomitmen terus hadir dan berkontribusi secara berkelanjutan,” tegas Abdul Bari.
‎
‎PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) merupakan perusahaan penjaminan kredit yang tergabung dalam holding Indonesia Financial Group (IFG). Produk penjaminan yang dimiliki mencakup:
‎
‎Penjaminan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penjaminan non-program yakni Penjaminan kredit umum, kredit mikro, bank garansi, kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, distribusi barang, surety bond, customs bond, invoice financing, serta berbagai skema penjaminan lainnya. (uml)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *