Gedung Dekranasda Kota Sukabumi Siap Dibangun, Sahid : Anggaran Rp 1,6 Miliar dan Target Selesai 120 Hari Kalender 

SUKABUMITIMES.COM – Sebuah langkah besar dalam mendorong kemajuan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi kini mulai terlihat nyata. Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) resmi dilakukan oleh Wali Kota Sukabumi pada Senin, 1 Juli 2025, menandai dimulainya pengerjaan fisik gedung representatif yang telah lama direncanakan.

Kepala Bidang Tata Bangunan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Sukabumi, Muhammad Sahid menyatakan, pembangunan gedung ini merupakan hasil sinergi lintas sektor. Dengan anggaran mencapai Rp 1,6 miliar, bangunan dua lantai ini akan memiliki luas total 190 meter persegi, terdiri dari lantai satu seluas 103 m² dan lantai dua 87 m².

“Waktu pelaksanaan dalam kontrak ditetapkan 150 hari kalender, terhitung mulai 1 Juli hingga 27 November 2025. Namun kami berharap bisa selesai lebih cepat, sekitar 120 hari kalender,” ungkap Sahid optimis ketika diwawancarai sukabumitimes.com pada Rabu (2/7/2025).

Perencanaan proyek ini sebenarnya telah dimulai sejak tahun sebelumnya oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumindag) Kota Sukabumi.

“Namun, pada awal tahun 2025, Wali Kota mengarahkan agar penanganan fisiknya diserahkan kepada Dinas PUTR guna memperkuat kualitas teknis dan tata bangunannya,” ujarnya.

Dalam sisi teknis, Dinas PUTR memastikan seluruh proses pembangunan telah melewati tahapan yang ketat, mulai dari asistensi teknis, kajian struktur, hingga analisa biaya dan dimensi bangunan. Tim teknis dan konsultan yang terlibat merupakan tenaga ahli bersertifikat yang memiliki kompetensi dalam bidang perencanaan konstruksi.

“Semua ini dilakukan melalui diskusi intens dan kajian mendalam, demi menghasilkan rencana pembangunan yang tidak hanya kokoh secara struktur, tetapi juga memenuhi standar teknis yang berlaku,” terang Sahid di ruang kerjanya pada Rabu (2/07/25).

Gedung Dekranasda yang akan dibangun ini dirancang memiliki ketahanan struktur hingga 50 tahun, berdasarkan hasil analisa teknis. Pengawasan pekerjaan nantinya akan dilakukan oleh konsultan pengawas yang ditunjuk oleh pemerintah daerah melalui Dinas PUTR.

Pembangunan gedung ini menjadi simbol komitmen pemerintah Kota Sukabumi dalam memberikan ruang yang layak dan representatif bagi para pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal, serta mendukung geliat industri kerajinan tangan yang menjadi kebanggaan daerah. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *