SUKABUMITIMES.COM – Mahasiswa Nusa Putra University (NPU) Sukabumi sangat antusias mengikuti gelaran Antara “goes to campus” yang dilaksanakan oleh Perusahaan Umum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara yang dikemas dalam bentuk kuliah umum dengan tajuk “Peran Media Dalam Membangun Peradaban Bangsa di Era Digital”.
Kegiatan yang dilaksanakan di NPU pada Selasa 1 Juli 2025 ini merupakan rangkaian kegiatan di hari kedua dalam program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) dari Perum LKBN Antara, setelah pada hari pertama diselenggarkan di kampus UMMI yang diikuti para mahasiswa UMMI dan dari Universitas Nusa Putra pada Senin (30/6/2025).
Manager TJSL dan Komunikasi Perusahaan Perum LKBN Antara Esti Oktaviani mengaku sangat senang karena mahasiswa begitu antusias untuk mengikuti kegiatan yang dikemas dalam kuliah umum yang diisi oleh Redaktur Pelaksana Direktorat Pemberitaan Perum LKBN Antara Teguh Priyanto.
“Alhamdulillah hari ini kita senang banget, karena kegiatan ini diikuti oleh 128 peserta dan mereka terlihat sangat suportif, bisa dilihat tidak ada yang keluar ruangan kecuali untuk hal-hal yang mendesak saja,” senangnya.
Esti menyebutkan, bahwa pelaksanan kuliah umum ini menitikberatkan pada bentuk ke literasi media. Kita ingin lebih membuat awareness atau kesadaran mahasiswa lebih tinggi mengenai bagaimana peran media terutama kantor berita di era digital.
“Apalagi kan, tadi ketika mahasiswa ditanya Kantor Berita Antara itu seperti apa ternyata banyak yang belum mengetahuinya. Mungkin ada yang mengetahui, tapi hanya sekedar tahu saja, tetapi tidak paham tugasnya seperti apa dan bagiamana peran Antara selama ini,” sebut Esti Oktaviani.
Pihaknya berharap dengan pelaksanan Antara “goes to campus” di NPU Sukabumi ini kita ingin terjalinnya kolaborasi Kantor Berita Antara dengan pihak kampus serta para mahasiswa memahami tentang kantor berita dan dunia jurnalisme itu lebih meningkat.
“Terutama bagi para anggota pers mahasiswa (Persma) bisa menjadi inspirasi apakah mereka memang ada di bidang ini atau justru di tempat yang lain,” harapnya.
Sementara itu Redaktur Pelaksana Direktorat Pemberitaan Perum LKBN Antara Teguh Priyanto mengungkapkan, bahwa kegiatan ini sangat penting dalam mendidik, memberdayakan, serta memberikan keadilan bagi masyarakat secara kredibel. Prinsip-prinsip jurnalistik itu harus terus disosialisasikan.
“Berguna bagi masyarakat. Dimana setidaknya ada dua hal yang akan mereka ketahui, yakni mereka supaya mampu memilah informasi dari media yang kredibel serta mereka secara mandiri bisa memverifikasi, baik berita maupun moment-moment yang lain apakah ini benar atau tidak dengan prinsip-prinsip jurnalistik,” ungkap Teguh Priyanto pada Selasa (1/7/2025).
Mengenai prinsip jurnalistik yang sering dipergunakan para jurnalis adalah prinsip verifikasi terhadap sebuah informasi, sehingga bisa menyaring dan dapat disajikan ke masyarakat dengan akurat.
“Dalam dunia jurnalistik, Informasi itu setidaknya terjaring dalam dua barier, yakni pertama datang dari wartawannya sendiri yang akan memberitakan atau tidak. Kedua editor yang akan melihat dari perspektif yang lebih luas tentang kegunaan suatu berita itu sendiri. Apakah informasi ini berguna bagi masyarakat atau tidak. Ini akan mendidik atau membodohi pembaca atau tidak,” jelasnya.
Dirinya mempunyai keyakinan, bahwa sampai saat ini masih terus di pegang oleh media, terutama media yang sudah terverifikasi oleh Dewan Pers.
“Banyak konten yang dibuat tanpa disandarkan pada kesadaran untuk membuat informasi yang benar seperti yang dilakukan oleh para jurnalis,” ujarnya.
Banyak para konten kreator hanya berpikir viral dan besarnya uang yang masuk tanpa memiliki background pengetahuan tentang bagaimana menyajikan informasi secara kredibel dan langkah-langkah untuk yang harus dipenuhi dalam pembuatan berita.
“Pesan saya kepada para mahasiswa yang mau menjadi konten kreator, jadilah konten kreator yang baik dan dipercaya, serta harus memakai prinsip-prinsip jurnalistik,” pungkasnya. (sya)































