Jembatan Bojongkopo Sukabumi Rusak Akibat Bencana Alam Dikebut Pengerjaannya: Capai 51 Persen, Target Agustus 2025 Selesai 

SUKABUMITIMES.COM – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus menggenjot proses pembangunan ulang Jembatan Bojongkopo yang berlokasi di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.

Jembatan Bojongkopo merupakan infrastruktur vital penghubung antarwilayah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terutama dalam aktivitas ekonomi dan mobilitas harian tersebut sebelumnya amblas akibat bencana alam pada Maret 2025 lalu.

Hingga akhir Juni ini, progres pengerjaan jembatan yang menjadi akses penting warga itu telah mencapai 51 persen. Hal tersebut disampaikan oleh Dedi Mulyadi, petugas lapangan PPK 2.3 Provinsi Jawa Barat dari Kementerian Pekerjaan Umum.

“Pekerjaan masih terus berlangsung. Perbaikan jembatan sementara ini dikerjakan secara bertahap dan terus berlanjut,” kata Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu (28/6/2025).

Dedi menegaskan bahwa hingga kini belum ditemukan kendala signifikan di lapangan. Namun, pihaknya tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu proses pekerjaan.

“Sejauh ini tidak ada hambatan yang berarti. Tapi kami tetap mewaspadai kondisi cuaca, terutama hujan yang bisa datang sewaktu-waktu,” jelasnya.

Dedi pun mengungkapkan target penyelesaian pembangunan jembatan tersebut, Ia pun meminta dukungan dari masyarakat agar selama proses pengerjaan berjalan lancar.

“Insya Allah target rampung pertengahan Agustus 2025. Mohon doa dari masyarakat agar proses pengerjaan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” terangnya.

Sementara itu, diberitakan sebelumnya jembatan Bojongkopo yang berlokasi diantara Desa Cidadap dan Desa Loji, kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi ini mengalami kerusakan setelah pada bagian pondasi mengalami amblas akibat diterjang derasnya air sungai Cidadap.

Dampak dari rusaknya jembatan Bojongkopo tersebut, akses jalan Bagbagan untuk menuju Kiaradua dan wilayah Pajampangan ataupun arah sebaliknya para pengendara harus melintasi jembatan alternatif yang telah disediakan tidak jauh dari lokasi jembatan Bojongkopo. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *