SUKABUMITIMES.COM – Realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Sudajaya Girang, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi hingga bulan Juni 2025 baru mencapai angka 31,29 persen dari total target lebih dari Rp300 juta.
Kepala Desa Sudajaya Girang Edi Juarsah menyampaikan, rendahnya capaian ini disebabkan oleh berbagai kendala teknis dan administratif, khususnya dalam proses penagihan kepada pemilik objek pajak yang berdomisili di luar desa.
“Mayoritas masyarakat kecil di desa kami sudah menunjukkan kepatuhan dengan melunasi kewajiban PBB mereka. Namun, tantangan terbesar justru datang dari sejumlah perumahan atau usaha besar, yang kepemilikannya berada di luar wilayah desa,” ujar Edi Juarsah.
Salah satu contoh yang disebutkan adalah perumahan Lapalma, yang menurut Edi menjadi salah satu penyumbang tunggakan terbesar.
“Pemilik Lapalma jarang berada di tempat, mungkin hanya datang dua bulan sekali. Hal ini menyulitkan proses penagihan. Bahkan, tunggakan tahunannya bisa mencapai Rp50 juta,” jelasnya.
Edi juga memaparkan bahwa 90 persen dari ketetapan PBB di desa didominasi oleh pajak kecil dengan nilai di bawah Rp2 juta, yang menjadi kewenangan pemerintah desa. Sementara sisanya yang bernilai di atas Rp2 juta merupakan tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Meski begitu, pihak desa tetap berupaya maksimal agar pendapatan PBB dapat mencapai 75 hingga 80 persen hingga akhir tahun.
“Untuk mencapai 100 persen masih sangat sulit, karena sebagian wajib pajak adalah pemilik perusahaan yang bukan warga Desa Sudajaya Girang,” tambahnya.
Lebih lanjut, Edi mengingatkan bahwa seluruh pendapatan PBB dari desa disetorkan langsung ke Bapenda melalui rekening resmi di Bank Jawa Barat (BJB). Ia pun mengimbau seluruh warga untuk terus mentaati kewajiban pajak sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Pajak adalah sumber pembiayaan pembangunan. Saya mengajak seluruh warga untuk membayar PBB tepat waktu, dengan datang langsung ke Bank BJB sebagai bentuk komitmen dan dukungan terhadap kemajuan desa,” pungkas Edi. (rus)































