SUKABUMITIMES.COM – Mulyono Kembali dipercaya menjadi orang nomor satu di DPD Partai Nasdem Kota Sukabumi periode 2025 – 2030 yang secara resmi dilantik oleh DPW Partai Nasdem Jawa Barat (Jabar) di Salah satu hotel di Kota Sukabumi pada (14/6/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW Partai Nasdem Jabar yang sekaligus melantik pengurus baru, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, para ketua sayap partai dan kader serta simpatisan partai Nasdem kota Sukabumi.
Ketua Nasdem Kota Sukabumi Mulyono mengungkapkan pada pelaksanan pemilihan umum (Pemilu) legislatif tahun 2024 yang lalu, khususnya untuk kota Sukabumi jika kita melihat angka, sebenarnya mengalami kenaikan yang sangat signifikan.
“Pemilu 2024 yang lalu, suara partai Nasdem capai 17 ribu suara, yang berarti mengalami kenaikan 86,1 persen dari 9 ribu pada pemilu sebelumnya. Ini luar biasa,” ungkap Mulyono saat diwawancarai sukabumitimes.com setelah rangkaian pelantikan DPD partai Nasdem kota Sukabumi selesai yang berlangsung di salah satu hotel di kota Sukabumi pada Sabtu (14/6/2025).
Hanya saja, masih kata Mulyono ternyata kenaikan suara tersebut belum mampu menambah jumlah kursi untuk legislatif.
“Hal ini disebabkan karena ketersebaran suara tidak merata. Hanya menumpuk pada satu dapil saja,” kata ketua Nasdem yang terpilih untuk kedua kalinya.
Dari hasil evaluasi yang dilakukan, menurut Mulyono ada dua penyebab belum mampu menambah kursi legislatif meskipun perolehan suara sangat tinggi.
“Pertama ya tadi penyebaran suara tidak merata di tiap Dapil. Kedua, kepiawaian partai dalam hal ini DPD untuk menentukan calon anggota legislatif,” ujarnya.
Mulyono juga membeberkan, adanya upaya di pemilu legislatif yang akan datang sebaran anggota DPRD kota Sukabumi dari partai Nasdem, yakni satu kecamatan satu kursi.
“Target 7 kursi dengan asumsi 2 kecamatan 2 kursi, maka di setiap minimal mampu memperoleh 35 suara. Sehingga masing-masing kecamatan harus dapatkan minimal 5 ribu suara,” bebernya.
Salah satu strategi yang digunakan partai Nasdem kota Sukabumi adalah menggunakan semua perangkat struktur yang ada di partai.
“Yaitu bermain di tingkat DPD, DPC, DPRT dan kekuatan berbasis TPS. Inilah yang saat ini baru kita galang,” jelasnya.
Ia menyebutkan, agenda selanjutnya di kota Sukabumi ada dua tantangan yang harus dijawab oleh partai Nasdem, yakni target menang pemilu legislatif dan menang pilkada di periode kedua.
“Untuk mencapai hasil yang maksimal, maka harus ada formulasi dan kita sudah mempersiapkan, yakni antara struktur partai dengan relawan yang digalang pak wali saat itu yang disebut koordinator, keduanya dipadukan menjadi satu,” sebutnya.
Ketika Mulyono ditanya terkait dengan strategi untuk mempertahankan perolehan suara pada pemilu legislatif dan pilkada, ia menjawab akan bermain di struktur. Kalau tempo hari kita tidak sampai perangkat struktur sayap, maka mulia saat ini akan melibatkan perangkat struktur organisasi sayap partai.
“Dan Alhamdulillah sekarang sudah mulai bergeser ke titik tersebut. Kemarin hanya ber main di DPD, DPC, dan DPRT saja. Sedangkan ke depannya mulai merambah ke sayap. Alhamdulillah hari ini sudah terbentuk 5 lembaga sayap partai dan masih ditambah struktur di DPRT dan struktur berbasis TPS,” jelasnya.
“Kalau semua struktur tersebut terpenuhi, maka hitungannya akan terpenuhi di angka tersebut,” pungkasnya. (sya)
























