SUKABUMITIMES.COM – Cahya, remaja asal Kampung Citamiang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan hilang sejak Kamis pagi, 6 April 2025 lalu yang hingga hari ini, pencarian telah berlangsung selama sepekan namun belum membuahkan hasil.
Menurut penuturan Dandi Sulaeman, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Cahya awalnya berangkat sekolah sekitar pukul 05.00 WIB bersama temannya. Namun di tengah perjalanan, Cahya kepada temannya tersebut mengaku tertinggal dasi dan memutuskan untuk kembali ke rumah.
“Temannya sempat menunggu Cahya hingga pukul 06.00 WIB, namun Cahya tak kunjung datang kembali,” ujar Dandi saat diwawancara.

Yang mengejutkan, kata Dandi lagi keluarga tidak mengetahui bahwa Cahya sempat kembali ke rumah untuk mengambil dasi. Sejak saat itu, keberadaan remaja berusia belasan tahun ini tidak diketahui.
“Cahya berangkat seperti biasa dengan membawa perlengkapan sekolah. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan, tidak ada konflik di rumah, dan kesehariannya pun normal. Dia anak ketiga dari lima bersaudara,” jelasnya.
“Cahya mengenakan seragam sekolah berwarna biru dan membawa sepeda motor jenis Beat Street warna putih hingga hari ini belum juga kembali ke rumah,” imbuhnya.
Masih kata Dandi, upaya pencarian telah dilakukan oleh keluarga dengan menyusuri berbagai lokasi, bertanya kepada teman-teman terdekat, hingga klarifikasi ke sekolah. Hasilnya, diketahui bahwa pada hari itu Cahya tidak hadir di sekolah.
“Informasi di media sosial pun simpang siur. Ada yang bilang Cahya bersama kakak kelasnya, ada juga yang menyebut bersama teman sekolah. Tapi belum ada satu pun yang bisa dikonfirmasi kebenarannya,” ungkap Dandi.
“Cahya diketahui memiliki ciri-ciri fisik rambut cepak, alis tebal, serta bertubuh tinggi dan kecil, bagi yang mengenali atau mengetahui keberadaannya boleh segera hubungi kontak Ginanjar dari Tagana di nomor 0856-5946-1987 atau saya langsung di 0855-2395-2164,” sambungnya.
Lebih jauh, Dandi mengatakan, diluaran bahkan muncul dugaan adanya unsur kriminal dalam kasus ini. Berdasarkan bukti percakapan yang ditemukan, diduga ada seseorang yang sengaja mencari Cahya.
“Ini masih praduga, dugaan mengarah ke kemungkinan keterkaitan dengan kasus kriminal. Kami terus mendalami dan berkoordinasi dengan pihak berwajib,” jelas Dandi.(stm)


























