SUKABUMITIMES.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan komitmen lembaganya dalam membahas secara mendalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan Perda Nomor 15 Tahun 2023 terkait pajak dan retribusi daerah.
Penegasan itu disampaikan Budi sesaat memimpin rapat paripurna lanjutan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang juga dihadiri Wakil Bupati Andreas belum lama ini.
Dalam agenda utama rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap nota pengantar Bupati mengenai Raperda tentang perubahan Perda Nomor 15 Tahun 2023 terkait pajak dan retribusi daerah Budi Azhar mengatakan, tahapan tersebut perlu dijalankan.
Karena kata Budi sangat penting sebagai pintu masuk untuk menggali saran, kritik, dan masukan dari seluruh fraksi sebelum masuk ke tahap pembahasan teknis.
“Raperda ini dinilai strategis karena menyangkut optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan. Maka dari itu, harus dibahas secara menyeluruh dan hati-hati,” ujar Budi kepada awak media belum lama ini
Budi Azhar menambahkan, pembahasan Raperda ini tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif, namun menjadi langkah konkret untuk memperkuat regulasi fiskal daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Setiap fraksi sudah menyampaikan pandangannya hari ini. Nantinya pak Bupati akan memberikan jawaban atas semua masukan dan pertanyaan dari fraksi-fraksi tersebut,” tambahnya.
Budi juga menekankan bahwa setelah seluruh proses pandangan umum dan jawaban pemerintah rampung, DPRD akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas Raperda ini secara komprehensif bersama jajaran eksekutif.
“Intinya, kami ingin produk hukum yang dihasilkan benar-benar matang, implementatif, dan sesuai dengan arah kebijakan nasional maupun kebutuhan daerah,” tegasnya.
“Dengan pembahasan yang matang dan menyeluruh, diharapkan regulasi baru ini bisa menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan PAD serta menopang pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya. (stm)































