SUKABUMITIMES.COM – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI Koramil 2207 Jampang Tengah, Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi.
Dipimpin langsung Danramil Kapten Inf. Budi Hadi Priadi, kembali menyalurkan bantuan paket sembako kepada Empan Supiandi (51), seorang guru honorer yang viral karena kegigihannya mengabdi di dunia pendidikan.
Menurut Budi, Empan Supiandi, guru asal Kampung Ciguha, Desa Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, belum lama ini menjadi sorotan publik karena dedikasinya yang luar biasa. Dimana setiap harinya Ia berjalan kaki sejauh 12 kilometer melintasi jalan berbatu untuk mengajar di sebuah madrasah di Desa Bojongtipar, Kecamatan Jampang Tengah.
Kegiatan yang dilakukannya tersebut, kata Budi tanpa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, hanya mengandalkan semangat dan keikhlasannya untuk mencerdaskan anak-anak pelosok.
“Kisah perjuangannya yang penuh inspirasi ini berhasil mengetuk hati banyak pihak, termasuk kami, jajaran TNI Koramil 2207 Jampang Tengah,” ujarnya.
Atas kegigihan dan semangatnya, kata Budi lagi dalam beberapa pekan terakhir, berbagai bantuan pun mengalir untuk mendukung perjuangan guru Empan Supiandi tersebut.
“Kami sangat bersimpati dengan kegigihan dan semangat Pak Empan yang setiap harinya harus berjalan kaki belasan kilometer untuk mengajar. Ini adalah bentuk apresiasi kami atas perjuangan beliau,” tegasnya.
Masih kata Budi, kegiatan yang dilakukan jajaran TNI dari Koramil Jampang Tengah tersebur bukan kali pertama mendatangi kediaman guru Empan Supiandi untuk memberikan bantuan. Bahkan sebelum namanya viral, sudah beberapa kali menyalurkan bantuan serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah tugas mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi berkah dan motivasi tambahan bagi beliau. Semoga semangatnya semakin besar untuk terus mengabdi mencerdaskan anak bangsa, terutama di pelosok terpencil seperti ini,” paparnya.
Lanjut Budi, bantuan yang diberikan kali ini berupa sembako seperti beras, mi instan, air mineral, dan kebutuhan pokok lainnya, untuk itu Budi juga menekankan bahwa pihaknya akan terus memberikan perhatian kepada sosok-sosok inspiratif seperti Empan, yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa meskipun menghadapi banyak keterbatasan.
“Pak Empan adalah sosok yang tulus dan ikhlas. Meskipun honornya kecil dan jarak tempuhnya jauh, beliau tetap menjalankan tugasnya dengan panggilan jiwa. Kami bangga bisa sedikit meringankan beban beliau,” tuturnya.
“Semoga langkah dan perjuangan beliau menjadi inspirasi bagi banyak pihak, sekaligus mengingatkan kita akan pentingnya menghargai peran guru, terutama mereka yang mengabdi di daerah terpencil,” tandasnya. (stm)

























