SUKABUMITIMES.COM – Satu lagi objek wisata yang layak di kunjungi wisatawan saat berwisata ke kawasan wilayah kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi yang sulit untuk dilewatkan keindahan alamnya.
Salah satu yang saat ini tengah menjadi buruan masyarakat, atau wisatawan yakni bukit Pasir Randu di Desa Pasirbaru, kecamatan Cisolok, kabupaten Sukabumi dimana setiap pagi, saat mentari mulai menjelang, pemandangan alamnya menjadi saksi bisu akan keindahan alam yang memukau.
Lokasi objek wisata perpaduan pemandangan alam pantai dan gunung, rimba atau berada di perbatasan antara daratan dan lautan, serta antara Kabupaten Sukabumi dan provinsi Banten ini menyajikan sesuatu yang sulit dilupakan wisatawan saat berkunjung.

Menurut Camat Cisolok, Jenal Abidin, bukit Pasir Randu menjadi destinasi favorit baru bagi para pencinta alam dan fotografer yang mencari momen indah dari matahari terbit.
Dari puncak bukit Pasir Randu, kata Jenal Abidin para pengunjung bisa menyaksikan panorama alam yang memukau. Langit berwarna oranye keemasan yang menyambut kedatangan sang mentari pada pagi hari dan tenggelam di laut lepas saat sore hari memberikan pengalaman memukau.
Jenal Abidin juga menyebutkan bahwa pantai di sekitar Bukit Pasir Randu masih terjaga keasriannya. Pantainya tampak bersih, terlihat batu-batu hiasan yang selalu muncul ke sisi pantai karena terbawa arus gelombang laut. Deburan ombak yang menghantam pantai, disertai semilir angin pagi, memberikan pengalaman yang dijamin tidak akan terlupakan bagi siapa pun yang berada di sana.
Pesona sunrise di Bukit Pasir Randu tidak hanya tentang keindahan visual, tetapi juga tentang kedamaian dan ketenangan yang dirasakan saat menyaksikannya. Lepas laut terlihat, panorama gunung, hutan rimba, laut, pantai, sungai, hamparan sawah, dan batu karang, seperti kita sedang melihat Danau Toba, Pantai Labuan Bajo, atau Pantai Uluwatu di Bali.

“Saya melihat momen sunrise di Bukit Pasir Randu merupakan waktu yang sangat berharga bagi para pengunjung yang memiliki hobi fotografi, karena cahaya matahari yang lembut menciptakan komposisi hasil gambar yang memesona dan memikat hati,” ujar Jenal.
Nah, bagi para pengunjung ataupun wisatawan yang hendak ke Bukit Pasir Randu dari pusat kota Palabuhanratu, lanjut Jenal, tinggal menuju ke arah pantai Karanghawu Cisolok, kemudian sebelum sampai puncak, belok ke arah kiri menyusuri jalan menuju pantai Cikembang atau sekitar 20 menit dari pantai Karanghawu menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kondisi jalan nasional juga sangat baik dengan jalan yang sudah dicor beton sejauh 2 km dari jalan nasional menuju pantai Cikembang. Selain menikmati pemandangan laut yang indah.
“Para pengunjung juga dapat bersantai sambil menikmati hidangan yang tersedia di restoran, seperti aneka kopi, menu makanan, gorengan, dan nasi goreng,” paparnya.
Untuk jalan menuju ke Bukit Pasir Randu, tegas Jenal Abidin memang terbilang cukup melelahkan, tetapi keindahan yang akan pengunjung dapatkan saat sampai sudah pasti akan membuat perjalanan pengunjung terbayar.
“Menikmati pesona sunrise di Bukit Pasir Randu bukan hanya tentang menatap matahari terbit, tetapi juga tentang merasakan keajaiban alam dan keindahan yang mempesona, yang di akhirnya akan meninggalkan kenangan indah dan tiada tara,” tandasnya. (stm)

























