SUKABUMITIMES.COM – Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Balai kota Sukabumi ikut memeriahkan upaya Pemecahan rekor MURI “Pemakaian Sarung Tenun oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Terbanyak” yang bertempat di Lapangan Apel Setda Kota Sukabumi pada Jumat (22/11/2024).
Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji saat ditemui sukabumitimes.com mengaku merasa antusias ketika mengikuti upaya Pemecahan rekor MURI “Pemakaian Sarung Tenun oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Terbanyak”.
“Kegiatan ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Jabar, kami dari Kota Sukabumi ikut berpartisipasi,” kata Kusmana Hartadji kepada sukabumitimes.com pada Jumat (22/11/2024).
Kusmana Hartadji menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dalam rangka mendukung dan bangga belanja, bangga buatan Indonesia dan bangga berwisata di Indonesia.
“Apalagi kita di Jabar ini mempunyai kerajinan yang sangat untuk dibanggakan, salah satunya adalah sarung tenun Majalaya yang sudah legendaris dan masih ada beberapa yang produksi lainnya dan ini juga yang harus di promosikan,” jelasnya.
Menurutnya, bangga dengan produk daerah termasuk juga dalam rangka bela negara. Bentuknya bangga dengan membeli produk Jawa Barat. Karena kita berasal dari sini.
“Mudah-mudahan diawali dari ini, dimana seluruh ASN Jabar menggunakan tenun nya orang Jabar,” harapnya.
Ketika ditanya tentang bagaimana seharusnya ASN Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji mendorong untuk ikut membelinya juga.
“Kita pun harus ikut mempromosikan sarung tenun Majalaya Kabupaten Bandung,” ujarnya.
Menurutnya, kita yang di kota Sukabumi tidak harus membuatnya. Karena daerah satu dengan yang lain mempunyai kekhasan masing-masing.
“Tidak harus kita bikin, karena tidak semua daerah mempunyai kerajinan tenun, jadi tenunnya ada di kabupaten Bandung,” pungkasnya. (sya)


























