SUKABUMITIMES.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) melalui Fuel Terminal (FT) Cikampek berkolaborasi dengan Satuan Pelayanan Keluarga Berencana (Satpel KB) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Karawang Timur dan Tirtajaya menyelenggarakan Pelatihan Pengasuh Tempat Penitipan Anak (TPA) Cendana Asih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Kegiatan ini dilaksanakan pada (31/10/2026) di TPA Cendana Asih, Desa Kondang Jaya, Karawang Timur.
Sebagai upaya meningkatkan kualitas pengasuhan anak usia dini dan ketahanan keluarga, Program TAMASYA yang diinisiasi BKKBN berfokus pada penguatan kapasitas pengasuh serta peningkatan kualitas layanan TPA. Mengusung semangat “Orang Tua Tenang Bekerja, Anak Ceria”, program ini mendorong terciptanya lingkungan pengasuhan yang berkualitas, edukatif, dan responsif terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak.
Dalam pelatihan tersebut, para pengasuh mendapatkan pembekalan mengenai pengawasan penggunaan gawai pada anak usia dini, pemahaman tentang 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan tujuh fungsi keluarga, serta praktik penggunaan alat permainan edukatif melalui Ular Tangga Bina Keluarga Balita (BKB) Kit.
Program TAMASYA juga mencakup empat layanan utama, yaitu peningkatan kompetensi pengasuh melalui Kelas Orang Tua Hebat (KERABAT) dan Learning Management System (LMS), pendampingan tumbuh kembang anak, penguatan kapasitas orang tua dan keluarga, serta layanan rujukan untuk penanganan kebutuhan khusus anak.
Sebanyak 19 peserta mengikuti agenda ini serta turut hadir Supervisor Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) PT Pertamina Patra Niaga FT Cikampek Erik Ginanjar Wicaksono, Koordinator Satpel KB Karawang Timur Nurul Fajriyah, Ketua Pengelola TPA Cendana Asih Isa Suwanjani, dan pengelola TPA Ai Kusmiati.
Koordinator Satpel KB Karawang Timur, Nurul Fajriyah, mengapresiasi kolaborasi bersama Pertamina yang dinilai membantu memperluas edukasi dan meningkatkan kualitas layanan pengasuhan anak di masyarakat.
“Terimakasih atas kolaborasi kegiatan TAMASYA kemarin. Alhamdulillah, kami sebagai petugas Satpel KB merasa terbantu dengan adanya program TJSL ini. Mudah-mudahan sinergi dalam pelaksanaan Program TAMASYA dapat terus berlanjut ke depannya,” ujar Nurul.
Sementara itu, salah satu pengasuh TPA Cendana Asih, Siti, mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pola pengasuhan yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan anak.
“Kami senang kami jadi lebih memahami cara mendampingi anak secara interaktif tanpa bergantung pada gawai, serta bagaimana menjaga tumbuh kembang mereka dengan penuh kasih sayang layaknya orang tua sendiri,” tutur Siti.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Reno Fri Daryanto, menyampaikan bahwa Program TAMASYA merupakan wujud komitmen Pertamina dalam meningkatkan kualitas pengasuhan anak dan ketahanan keluarga.
“Melalui penguatan kapasitas pengasuh dan kolaborasi lintas sektor, Pertamina berharap kualitas layanan TPA Cendana Asih semakin meningkat serta mendukung orang tua, khususnya perempuan, agar tetap produktif dengan tenang,” ungkap Reno.
Melalui kolaborasi ini, Pertamina berharap TPA Cendana Asih dapat berkembang menjadi pusat edukasi keluarga yang mengedepankan pengasuhan berkualitas serta mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Inisiatif ini juga menjadi kontribusi perusahaan dalam mendukung Asta Cita, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan. (*/sya)

























