Nilai TKA SD dan SMP Fokus Disdik Kota Sukabumi, Dadi: Penghargaan bagi Tiga Sekolah dengan TKA Tertinggi

SUKABUMITIMES.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sukabumi mulai menyiapkan strategi untuk meningkatkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Dadi Rulanto, mengatakan peningkatan hasil TKA menjadi salah satu fokus yang akan dikerjakan bersama sekolah, pengawas, serta bidang terkait di lingkungan Dinas Pendidikan.

“Ini merupakan program dari pemerintah pusat yang tentu akan kami dukung. Kami akan berkolaborasi dengan bidang lain dan para pengawas untuk mewujudkan hasil TKA yang baik,” ujar Dadi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/10/2026).

Menurut Dadi, pelaksanaan TKA untuk jenjang SD dan SMP diperkirakan berlangsung sekitar Februari atau Maret 2027. Karena itu, persiapan perlu dilakukan sejak jauh hari, termasuk mendorong kesiapan satuan pendidikan dan tenaga pendidik.

TKA tersebut diperuntukkan bagi siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP.

Dadi menegaskan, TKA bukan merupakan bagian dari Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Namun, hasil TKA nantinya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu pertimbangan atau syarat dalam proses penerimaan murid baru.

“TKA bukan untuk SPMB. Tetapi hasil TKA nantinya akan dimanfaatkan sebagai salah satu syarat dalam SPMB,” katanya.

Ia menjelaskan, hasil TKA juga memiliki keterkaitan dengan rapor pendidikan satuan pendidikan. Peningkatan capaian akademik siswa diharapkan turut mendorong perbaikan rapor pendidikan sekolah.

Bahkan, capaian tersebut dapat memberikan manfaat lain bagi satuan pendidikan melalui skema BOS Kinerja yang diberikan berdasarkan indikator dan capaian tertentu.

“Kalau nilai rapor pendidikan naik, satuan pendidikan bisa mendapatkan BOS Kinerja. Ini salah satu manfaat yang diharapkan dari peningkatan hasil TKA,” ujar Dadi.

Untuk mendukung capaian tersebut, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi bersama para pengawas akan melakukan pendampingan dan mendorong sekolah melakukan persiapan secara optimal.

Dadi mengatakan, materi yang diujikan dalam TKA untuk jenjang yang menjadi kewenangan pendidikan dasar tersebut meliputi dua mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika.

Meski demikian, Dadi menyebut pelaksanaan TKA hingga kini masih bersifat tidak wajib karena kebijakan pemerintah pusat mengenai hal tersebut belum mengalami perubahan.

Di sisi lain, kesiapan guru menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan siswa menghadapi TKA. Dadi mengaku optimistis karena para guru di Kota Sukabumi dinilai memiliki kompetensi dan profesionalitas yang memadai.

“Kami sangat yakin guru-guru kita profesional dan mampu mewujudkan apa yang kita harapkan. Sebelumnya kami juga sudah memberikan motivasi kepada para guru,” katanya.

Tak hanya memberikan pendampingan, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi juga menyiapkan bentuk apresiasi untuk mendorong semangat sekolah dan guru.

Dadi mengatakan pihaknya berencana memberikan penghargaan kepada tiga sekolah dan guru dengan rata-rata nilai TKA tertinggi se-Kota Sukabumi.

Penghargaan tersebut nantinya berupa piagam. Menurut dia, apresiasi itu diharapkan menjadi pemacu bagi sekolah dan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta capaian akademik siswa.

“Kami berencana memberikan reward kepada tiga sekolah dan guru yang memiliki nilai rata-rata TKA paling tinggi se-Kota Sukabumi. Bentuknya piagam penghargaan. Tentunya ini untuk membuat mereka lebih semangat,” ujar Dadi. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *