SUKABUMITIMES.com – Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sukabumi, Rustandi, mengungkapkan bahwa peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan sejauh mana seluruh elemen bangsa telah memberikan perlindungan, pemenuhan hak, dan pendidikan terbaik bagi anak-anak Indonesia.
Menurut Rustandi, madrasah memiliki peran strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.
“Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 menjadi momentum reflektif bagi kita semua untuk melihat sejauh mana kita telah memberikan perlindungan, pemenuhan hak, dan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita. Madrasah tidak hanya hadir sebagai wadah transfer of knowledge, tetapi juga tempat pembentukan karakter (character building) yang berlandaskan pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujar Rustandi, Kamis (23/7/2026).
Ia menegaskan, seluruh pimpinan dan pendidik madrasah harus mampu menghadirkan lingkungan belajar yang benar-benar ramah anak.
“Wujudkan madrasah yang aman, nyaman, dan inklusif (child-friendly school). Jauhkan lingkungan belajar dari segala bentuk kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis,” tegasnya.
Rustandi juga mengingatkan para guru agar memahami bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan potensi yang berbeda sehingga metode pembelajaran perlu disesuaikan dengan karakter masing-masing peserta didik.
“Pahami bahwa setiap anak memiliki bakat dan keunikan yang berbeda (multiple intelligences). Didiklah mereka sesuai dengan potensi dan kebutuhan zamannya,” katanya.
Selain kepada tenaga pendidik, Rustandi memberikan pesan khusus kepada para orang tua agar keluarga tetap menjadi pondasi utama pendidikan karakter anak.
“Keluarga adalah Madrasatul Ula, madrasah pertama dan utama. Berikan pola asuh yang penuh kasih sayang (authoritative parenting) serta luangkan quality time untuk mendengarkan aspirasi anak,” ujarnya.
Ia menambahkan, keteladanan orang tua memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter anak.
“Pendidikan karakter terbaik berawal dari apa yang dilihat anak di dalam rumah, bukan sekadar apa yang didengarnya. Karena itu, orang tua harus menjadi uswatun hasanah atau teladan yang baik,” imbuhnya.
Rustandi juga mengajak masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan untuk ikut menjaga lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.
“Mari bersama-sama menciptakan lingkungan sosial yang mendukung tumbuh kembang anak secara positif. Masyarakat harus menjadi benteng pelindung anak dari pengaruh negatif lingkungan dan media sosial,” katanya.
Dalam momentum Hari Anak Nasional, Rustandi turut menyampaikan pesan khusus kepada para siswa madrasah agar terus mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman.
“Anak-anakku, para siswa madrasah yang dicintai dan dibanggakan, kalian adalah Generasi Rabbani, generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kukuh secara spiritual dan berakhlak mulia,” ungkapnya.
Ia mendorong para siswa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak dengan meningkatkan kemandirian belajar dan literasi digital.
“Di era pesatnya perkembangan teknologi saat ini, mulailah memupuk self-regulated learning atau kemandirian belajar serta digital literacy yang sehat,” pesannya.
Rustandi juga mengingatkan para pelajar agar memiliki cita-cita tinggi sekaligus mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif.
“Jadilah pribadi yang berani bermimpi besar, membentengi diri dari perundungan (bullying) dan pergaulan negatif, serta senantiasa menghormati orang tua dan guru,” tuturnya.
Menutup pesannya, Rustandi menegaskan bahwa investasi terbesar bagi masa depan bangsa adalah investasi terhadap anak-anak.
“Investasi terbaik bagi masa depan bangsa dan agama adalah investasi pada anak-anak kita. Mari kita gandeng tangan, satukan langkah, demi melahirkan generasi mulia yang Bermartabat, Berdaya, dan Mendunia. Selamat Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026. Anak Terlindungi, Indonesia Maju!” pungkasnya. (sya)



























