SUKABUMITIMES.com – Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terus bergerak memperkuat posisinya sebagai wilayah penyangga ibu kota Kabupaten Sukabumi.
Melalui penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan sektor pertanian, pembangunan infrastruktur, hingga program sosial, pemerintah desa berupaya mendorong kesejahteraan warga secara berkelanjutan.
Kepala Desa Cibodas, Ibadulloh Muchtar, mengatakan pihaknya saat ini tengah mengoptimalkan empat pilar utama pembangunan desa yang menjadi fondasi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat peran strategis Cibodas di kawasan Palabuhanratu.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar pembangunan yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada fisik semata, tetapi juga mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Desa Cibodas punya posisi strategis sebagai penyangga Palabuhanratu. Kami fokus memperkuat ekonomi dari bawah melalui BUMDes, pertanian, dan infrastruktur agar dampaknya langsung dirasakan warga,” ujar Ibadulloh belum lama ini. Kamis (4/6/2026).
Lebih jelas Ibadulloh mengatakan, salah satu fokus utama Pemerintah Desa Cibodas saat ini adalah mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi lokal.
“BUMDes yang saat ini diarahkan untuk mengelola berbagai potensi desa, membantu akses permodalan masyarakat, serta menciptakan peluang usaha baru bagi warga,” jelasnya.
Keberadaan BUMDes, lanjut Ibadulloh, diharapkan mampu menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes) yang dapat digunakan kembali untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Dengan pengelolaan yang terus diperkuat, BUMDes diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi desa sekaligus membuka ruang kemandirian ekonomi masyarakat,” terangnya.
Tidak hanya itu, tegas Ibadulloh, di tengah letaknya yang tidak jauh dari kawasan pesisir Palabuhanratu, Desa Cibodas masih memiliki wilayah hulu yang subur dan didukung sistem irigasi yang memadai. Kondisi tersebut menjadikan sektor pertanian tetap menjadi salah satu kekuatan utama desa.
“Masyarakat memanfaatkan lahan pertanian untuk tanaman pangan dan perkebunan lokal. Untuk menjaga produktivitas lahan, warga secara rutin melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan dan merawat saluran irigasi,” paparnya.
“Salah satu kegiatan yang rutin dilakukan berada di wilayah Kampung Citegal-Cipulus. Perawatan saluran air tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan air bagi lahan persawahan tetap terpenuhi sepanjang musim tanam,” sambungnya.
Sementara, kata Ibadulloh lagi, pembangunan infrastruktur juga menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Cibodas. Dana Desa yang tersedia dimanfaatkan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satu proyek yang tengah berjalan adalah pembangunan jalur penghubung Jalan Batusapi–Ciogong sepanjang hampir satu kilometer. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan ke pusat-pusat ekonomi.
“Selain pembangunan jalan, pemerintah desa juga melaksanakan program pipanisasi air bersih guna memenuhi kebutuhan domestik masyarakat serta meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan,” katanya.
Ibadulloh kembali mengatakan, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, Pemerintah Desa Cibodas juga terus memperkuat pelayanan publik dan program sosial kemasyarakatan. Berbagai layanan inklusif diberikan kepada masyarakat, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan gratis seperti pembuatan KTP, layanan pengobatan gratis, hingga penyaluran santunan berkala bagi lansia dan anak yatim.
“Program-program itu menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” paparnya.
“Dengan sinergi antara penguatan ekonomi, sektor pertanian, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan sosial, Desa Cibodas optimistis mampu berkembang menjadi wilayah penyangga Palabuhanratu yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ucapnya. (stm)



























