550 ASN Kota Sukabumi Ikuti Pro ASN, Kaban Taufik: Banyak Variabel Petakan Potensi.

SUKABUMITIMES.COM – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi Taufik Hidayah mengungkapkan bahwa pihaknya kembali melakukan pemetaan potensial para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Sukabumi.

Hal ini disampaikan Kaban Taufik Hidayah saat diwawancarai sukabumitimes.com di sela-sela pelaksanaan pro ASN atau Profilling yang diselenggarakan di Laboratorium komputer SMKN 2 Kota Sukabumi pada Selasa (16/12/2025).

“Sebelumnya memang kami mengajukan kuota tambahan bagi peserta pro ASN ke Kanreg III BKN Bandung dan Alhamdulillah di setujui,” ungkap Kaban Taufik Hidayah.

Kaban Taufik mengatakan bahwa dari segi jumlah peserta yang mengikuti Profilling ASN ini lebih banyak jika dibandingkan dengan tahap sebelumnya, yakni 550 orang.

“Pelaksanan Profilling ASN di Kota Sukabumi untuk tahap sekarang ini 550 orang, sehingga jika ditotal jumlahnya mencapai 1.000 orang. Ini sungguh luar biasa,” katanya.

Kepala BKPSDM menjelaskan bahwa dalam pemetaan profil ASN ini dengan mengunakan dua sumbu, yakni sumbu X (Potensial) dan sumbu Y (kinerja).

“Nah untuk sumbu potensial ini ada beberapa variabel, diantaranya kualifikasi pendidikan, potensinya sendiri, kompetensi, penghargaan, penugasan dalam tim dan masih banyak lagi pada sumbu X ini,” jelasnya.

Taufik Hidayah menegaskan bahwa Profilling ini bukan hanya sekedar tes semata.

“Pada Profilling ini, sebenarnya hanya mendapatkan dua nilai, yakni nilai potensi dan nilai kompetensi,” tegasnya.

Ia menambahkan masih ada lagi, seperti penugasan dalam tim, contoh seseorang ditugaskan menjadi pelaksana tugas (Plt) di suatu dinas. Nah ini juga masuk dalam penilaian.

“Atau seseorang ditugaskan untuk menjadi panitia pengadaan pegawai di suatu badan tertentu. Ini berarti masuk dalam penilaian tim kerja, tentu ada penilaian juga,” tambahnya.

Begitu juga dengan kualifikasi pendidikan, sehingga setiap jenjang strata pendidikan ada nilainya masing-masing.

“ASN yang melanjutkan jenjang pendidikan semakin tinggi ada nilainya dan pasti tidak akan sia-sia, karena nilainya akan semakin besar. Dengan demikian nanti potretnya lengkap dari berbagai variabel,” pungkasnya. (sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *