SUKABUMITIMES.COM – Bantuan bagi warga terdampak bencana banjir bandang di Kampung Tugu, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, terus mengalir dari berbagai pihak.
Kali ini, giliran Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, bersama jajaran pengurus Partai Golkar yang turun langsung menyalurkan bantuan paket sembako dan peralatan logistik lainnya.
Saat diwawancara Budi Azhar Mutawali mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Partai Golkar terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Ia juga menyampaikan rasa duka dan belasungkawa yang mendalam kepada para korban.
“Hari ini kami datang untuk memonitor kondisi warga yang terdampak banjir bandang. Saya menyampaikan duka cita dan belasungkawa atas musibah ini. Semoga masyarakat diberi kesabaran dan ketabahan,” ujar Budi saat ditemui di lokasi.
Menurut Budi Azhar, selain menyerahkan bantuan logistik dan kebutuhan dasar, pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar penanganan pascabencana berjalan cepat dan terarah.
“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi agar mempercepat langkah penanganan. Beberapa dinas sudah kami minta turun tangan, terutama yang berkaitan dengan sarana dan prasarana pendidikan, serta kebutuhan warga lainnya,” ucapnya.
Budi menambahkan, dari hasil koordinasi, Pemkab Sukabumi telah memberikan respon positif. Bahkan dalam waktu dekat, bantuan tambahan untuk sektor pendidikan seperti meubelair dan perlengkapan sekolah akan segera disalurkan. Ia juga menerima laporan dari kepala desa bahwa pemerintah pusat turut menaruh perhatian terhadap perbaikan infrastruktur di Desa Cikahuripan.
“Alhamdulillah, respon pemerintah daerah sangat baik. Informasinya, bantuan dari pusat juga sedang diproses, termasuk perbaikan fasilitas umum di desa ini,” jelasnya.
Selain itu, Budi Azhar juga menyoroti pentingnya langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satunya dengan memperbaiki tanggul di sekitar wilayah terdampak.
“Ke depan perlu ada perbaikan tanggul di belakang permukiman. Kalau tanggul diperkuat, aliran air bisa tertahan dan tidak langsung menerjang permukiman warga,” ujarnya.
Tidak hanya meninjau lokasi, Budi juga sempat berbincang dengan kepala sekolah di wilayah terdampak. Ia mengaku bersyukur karena bantuan untuk anak-anak sekolah mulai berdatangan.
“Tadi saya dapat laporan, sebagian anak-anak sudah mendapat bantuan seragam, alat tulis, dan sepatu. Dalam waktu dekat kami juga akan menyalurkan bantuan tambahan berupa seragam sekolah dan perlengkapan belajar lainnya,” kata Budi.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan berbagai pihak, Budi berharap proses pemulihan di Desa Cikahuripan dapat berjalan cepat sehingga warga bisa kembali beraktivitas dengan normal.
“Insya allah juga kami dalam waktu dekat akan memberikan kembali baik seragam sekolah, sepatu maupun alat tulis,” tandasnya. (stm)
























