SUKABUMITIMES.com – Suasana pagi di kawasan Pantai Kesik Lega, Kampung Cipawenang, Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, mendadak geger, Jumat (28/8/2026).
Sesosok mayat perempuan ditemukan tergeletak di tepi pantai sekitar pukul 05.30 WIB. Hingga kini, identitas korban masih menjadi misteri dan polisi masih melakukan proses identifikasi.
Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Atta, seorang pedagang barang bekas yang saat itu tengah mencari barang di sekitar pesisir. Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang. Perempuan tersebut mengenakan celana pendek berwarna abu-abu dan bra berwarna hitam.
Sejumlah ciri khusus ditemukan pada tubuh korban. Di antaranya gelang berwarna cokelat dan jam tangan. Korban juga diketahui memiliki tato di bagian tangan kanan, punggung, serta kaki.
Kapolsek Cisolok AKP Bayu Saeful Bahari mengatakan, setelah menemukan jasad tersebut, saksi langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian.
“Anggota Polsek Cisolok kemudian mendatangi lokasi kejadian, melaporkan kepada pimpinan dan menghubungi Tim Inafis Polres Sukabumi,” kata Bayu singkat.
Sementara itu, Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, laporan awal diterima dari warga sekitar yang kemudian diteruskan kepada petugas dan aparat terkait.
“Betul pagi tadi ada laporan dari warga yang menemukan sosok jenazah Mr. X di Karanghawu, tepatnya di pantai depan KUA atau Koramil Cisolok,” ujar Okih.
Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi sekaligus pemeriksaan awal terhadap jasad korban bersama anggota Polsek Cisolok dan Tim Inafis Polres Sukabumi. Dari pemeriksaan fisik awal, korban diperkirakan berjenis kelamin perempuan dengan usia sekitar 30 tahun.
“Selain pakaian yang dikenakan, ciri lain yang menjadi petunjuk identifikasi yakni jam tangan dan gelang pada tangan kiri serta tato berbentuk bintang di tangan kanan,” kata Okih.
Kondisi jasad juga menunjukkan tanda-tanda telah cukup lama berada di air. Pada bagian kepala ditemukan luka, sementara sebagian rambut serta kulit pada tangan dan kaki telah mengalami pengelupasan.
“Berdasarkan pengalaman, kondisi jenazah kurang lebih sudah dua sampai tiga hari,” ucap Okih.
Proses evakuasi selesai sekitar pukul 07.30 WIB. Jasad kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD Palabuhanratu untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi lebih lanjut oleh Tim Inafis Polres Sukabumi.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban ditemukan di Pantai Kesik Lega. (stm)


























