SUKABUMITIMES.COM – Pemerintah Kecamatan Cisolok bersama tenaga kesehatan Puskesmas Cisolok menargetkan sebanyak 14 ribu anak usia 1 hingga 12 tahun menjadi penerima obat cacing pada periode kedua tahun 2025.
Program ini digulirkan sebagai upaya menjaga tumbuh kembang anak agar sehat, kuat, dan terbebas dari penyakit yang disebabkan oleh cacingan.
Launching program tersebut berlangsung di Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok belum lama ini. Acara dibuka langsung oleh Camat Cisolok, Jaenal Abidin, yang secara simbolis memberikan obat cacing kepada 15 anak usia dini yang bersekolah di PAUD setempat.
Pemberian obat dilakukan bersama Danramil, Kapolsek, dan Kepala Desa Wangunsari.
“Alhamdulillah, anak-anak antusias. Mereka bisa mengunyah obat cacing yang rasanya manis,” ujar Jaenal Abidin.
Jaenal menegaskan bahwa program pemberian obat cacing ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mencetak generasi Cisolok yang sehat dan kuat.
“Kami berharap semua anak di Kecamatan Cisolok bisa tumbuh kembang dengan baik, sehat, dan kuat,” jelasnya.
“Hal ini sejalan dengan filosofi Panca Waluya yang dicanangkan Gubernur Jawa Barat, yaitu cageur, bageur, bener, pinter, dan singer,” sambungnya.
Namun, Jaenal juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kekompakan semua pihak.
“Saya optimis dengan kerja sama seluruh stakeholder, kegiatan ini bisa berjalan lancar. Insya Allah, semua anak di Cisolok akan sehat sesuai harapan orang tuanya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Jaenal menekankan bahwa program ini mendukung visi Kabupaten Sukabumi, yakni mewujudkan layanan kesehatan yang mudah dan cepat bagi masyarakat, serta memperkuat Jawa Barat Istimewa.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Cisolok, H. Heri, menjelaskan bahwa program pemberian obat cacing akan dilaksanakan secara serentak dan bertahap melalui posyandu, PAUD, hingga sekolah dasar.
“Jumlah sasaran anak mencapai sekitar 14 ribu orang. Kami sudah menyiapkan langkah teknis untuk sistem jemput bola, agar seluruh anak bisa mendapatkan layanan tanpa terkecuali,” timpalnya singkat.
Pantauan di lapangan, kegiatan launching di Desa Wangunsari berlangsung meriah dan mendapat dukungan penuh masyarakat. Hadir pula Kepala Desa Wangunsari, Joni Purnama, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, serta tokoh masyarakat dari berbagai unsur. (stm)
























