SUKABUMITIMES.com – Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabarudin, mengungkapkan bahwa ambruknya atap bangunan aula Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, disebabkan kondisi material atap yang sudah lapuk.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Lokasi kejadian berada di Jalan Limusnunggal RT 02 RW 03, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum.
“Berdasarkan hasil asesmen, atap yang ambruk merupakan bagian dari bangunan ruangan aula Kelurahan Limusnunggal,” ungkap Yoseph.
Ia menjelaskan, kondisi atap bangunan yang telah mengalami pelapukan menjadi faktor penyebab ambruknya bagian bangunan tersebut.
“Penyebabnya karena atap bangunan tersebut sudah lapuk,” tegasnya.
Yoseph menyebutkan, berdasarkan hasil pendataan dan asesmen petugas BPBD Kota Sukabumi, luas area bangunan yang terdampak akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai 16 x 15 meter persegi.
“Luas area yang terdampak kurang lebih 16 x 15 meter persegi,” jelasnya.
BPBD Kota Sukabumi melakukan asesmen untuk mendata kondisi kerusakan bangunan aula Kelurahan Limusnunggal setelah kejadian tersebut.
Yoseph menegaskan bahwa hasil asesmen menjadi bagian dari pendataan terhadap dampak kejadian ambruknya atap bangunan tersebut.
“Petugas melakukan asesmen di lokasi untuk mengetahui kondisi dan luas bagian bangunan yang terdampak akibat ambruknya atap aula tersebut,” pungkasnya. (sya)


























