SUKABUMITIMES.com – Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat RJBB), Reno Fri Daryanto, menyampaikan apresiasi atas kesigapan operator dan petugas SPBU Cirangkong, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, dalam menangani insiden nyala api pada kendaraan angkutan umum, Selasa (27/10/2026) malam.
Menurut Reno, langkah cepat petugas dilakukan untuk menangani insiden sekaligus mengantisipasi risiko api merambat ke fasilitas SPBU, khususnya area dispenser BBM.
“Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat mengapresiasi kesigapan seluruh pihak, termasuk operator dan petugas SPBU Cirangkong, yang segera bertindak saat terjadi insiden nyala api kendaraan angkutan umum,” ujar Reno Fri Daryanto dalam keterangan resminya, Rabu (28/10/2026).
Saat kejadian, operator bersama petugas SPBU lainnya berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam yang tersedia. Petugas juga berusaha menjauhkan kendaraan dari area dispenser untuk mengantisipasi potensi api merambat ke fasilitas SPBU.
“Operator bersama petugas SPBU lainnya berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam yang tersedia dan menjauhkan kendaraan dari area dispenser untuk mengantisipasi risiko api merambat,” jelas Reno.
Penanganan insiden tersebut turut mendapat bantuan dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Surade. Pertamina mengapresiasi keterlibatan petugas Damkar dan masyarakat yang membantu proses penanganan di lokasi kejadian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada petugas SPBU, petugas Damkar, dan masyarakat yang telah membantu penanganan kejadian ini,” ungkapnya.
Terkait penyebab munculnya api pada kendaraan angkutan umum tersebut, Reno menegaskan bahwa pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab pasti. Pemeriksaan lebih lanjut masih diperlukan oleh petugas yang berwenang.
“Penyebab pasti kebakaran kendaraan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari petugas yang berwenang,” tegasnya.
Reno menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen memperkuat penerapan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE), yang meliputi kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan, dalam kegiatan operasional SPBU.
Menurutnya, seluruh SPBU juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kesiapan petugas dalam menghadapi kondisi darurat.
“Kami berkomitmen memperkuat penerapan aspek HSSE serta pengawasan penyaluran BBM subsidi. Seluruh SPBU juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan kesiapan petugas menghadapi kondisi darurat, dan melaporkan setiap kejadian kepada tim terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” paparnya.
Di sisi lain, Reno memastikan insiden tersebut tidak mengganggu pelayanan energi kepada masyarakat. Operasional SPBU dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dipastikan tetap berjalan normal.
“Pertamina Patra Niaga memastikan operasional SPBU dan penyaluran BBM kepada masyarakat tetap berjalan normal. Dengan demikian, pelayanan kepada konsumen tetap terjaga dan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” pungkas Reno.
Untuk memperoleh informasi lebih lanjut atau menyampaikan keluhan terkait layanan BBM, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. (*/sya)































