SUKABUMITIMES.com – Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (15/10/2026).
OTT tersebut terjadi dalam jeda waktu yang sangat singkat setelah Pemerintah Kabupaten Klaten baru saja kembali lengkap. Tiga hari sebelumnya, Bupati Hamenang masih terlihat segar bugar menghadiri pelantikan Wakil Bupati Klaten di Semarang.
Diketahui, pada Senin (12/10/2026), Mahanni Yulindha Pratiwi resmi dilantik menjadi Wakil Bupati Klaten di Gedung Gardhika Bhakti Praja, Kota Semarang. Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.
Kehadiran Bupati Hamenang dalam pelantikan tersebut menjadi perhatian. Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemkab Klaten, ia tampak mendampingi proses pengambilan sumpah jabatan wakilnya yang baru.
Pelantikan Mahanni Yulindha Pratiwi sendiri menyimpan kisah tersendiri. Ia dilantik untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Bupati Klaten yang ditinggalkan suaminya, Indra Ardhianto.
Indra Ardhianto selaku Wakil Bupati sebelumnya meninggal dunia pada Februari 2026 lalu. Untuk melanjutkan estafet kepemimpinan, Yulindha harus melewati proses politik yang panjang dan tidak mudah.
Proses tersebut dimulai dari penjaringan di tingkat DPRD Klaten, hingga harus melalui tahapan verifikasi di Kementerian Dalam Negeri. Akhirnya, melalui Rapat Paripurna DPRD Klaten pada 26 Agustus 2026, Mahanni Yulindha Pratiwi terpilih dan ditetapkan sebagai Wakil Bupati Klaten sisa masa jabatan.
Usai melantik, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan pesan khusus kepada Yulindha. Luthfi meminta agar Yulindha segera menyesuaikan diri dengan birokrasi dan langsung tancap gas menjalankan tugas sebagai wakil bupati.
Tugas yang ditekankan Luthfi mencakup agenda prioritas pemerintah daerah, mulai dari upaya menurunkan angka kemiskinan, mengendalikan inflasi daerah, hingga menjalankan fungsi koordinatif pemerintahan bersama bupati.
Namun, pesan untuk segera bekerja tersebut kini dihadapkan pada situasi yang tidak terduga. Belum genap satu minggu setelah pelantikan, Bupati Klaten yang baru saja melengkapi struktur pemerintahannya justru harus berurusan dengan lembaga antirasuah.
Hingga berita ini ditayangkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum merilis keterangan resmi terkait detail OTT, termasuk status hukum Bupati Hamenang Wajar Ismoyo maupun barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.
Publik kini menanti langkah selanjutnya dari KPK, serta bagaimana roda pemerintahan di Kabupaten Klaten akan berjalan setelah adanya peristiwa ini. (*)

































