SUKABUMITIMES.com – Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu daerah dengan jumlah peserta terbanyak dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Jawa Barat 2026.
Sekitar 3.841 peserta dari tiga jenjang pendidikan, yakni Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), ambil bagian dalam ajang tersebut.
Jumlah peserta yang besar itu disebut tidak terlepas dari banyaknya satuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Bahkan, dalam penyelenggaraan OMI pada tahun-tahun sebelumnya, Kabupaten Sukabumi juga tercatat sebagai salah satu daerah dengan jumlah peserta tertinggi.
Proktor sekaligus penanggung jawab pelaksanaan OMI tingkat Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Sukabumi, Dede Jeri Rachman, mengatakan setiap sekolah maksimal mengirimkan tiga peserta untuk mengikuti kompetisi tersebut.
“Untuk Kabupaten sukabumi pesertanya sekitar 3.300 orang dari tiga jenjang, mulai MI, MTs sampai MA. Kabupaten Sukabumi memang salah satu yang terbanyak di Jawa Barat,” ujar Dede.
Menurut dia, OMI tidak hanya diperuntukkan bagi sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Sekolah di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga dapat mengikuti kompetisi tersebut.
Untuk jenjang MA, pelaksanaan OMI tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Sukabumi mempertandingkan enam mata pelajaran, yakni matematika, fisika, kimia, biologi, geografi, dan ekonomi.
Dede menjelaskan, dari hasil seleksi tingkat kabupaten/kota setiap mata pelajaran diambil tiga peserta untuk mengikuti tahapan Dengan demikian, terdapat 18 peserta yang mengikuti kompetisi OMI tingkat provinsi untuk jenjang MA di Kabupaten Sukabumi.
Pelaksanaan lomba dibagi dalam beberapa sesi. Sesi pertama memperlombakan fisika dan matematika, kemudian dilanjutkan dengan geografi dan kimia, serta sesi berikutnya biologi dan ekonomi.
“Untuk MA ada enam mata pelajaran. Dari tingkat kabupaten diambil tiga peserta setiap mata pelajaran, sehingga total ada 18 peserta,” katanya.
Sementara itu, untuk jenjang MI terdapat dua mata pelajaran yang dilombakan, yakni IPAS dan matematika. Adapun jenjang MTs meliputi tiga mata pelajaran, yaitu IPS, IPA, dan matematika.
Dede menyebut sejumlah sekolah dari Kabupaten Sukabumi berhasil lolos pada OMI tingkat provinsi. Di antaranya MAN 2 Sukabumi, MA Iltidhom, Sunanul Huda, dan Sunanul Nidhom.
Selain madrasah, sejumlah sekolah umum juga tercatat mengikuti kompetisi tersebut, termasuk SMA Al Bayan dan SMA Al-Kautsar.
Hasil OMI tingkat provinsi diperkirakan baru dapat diketahui sekitar satu minggu setelah seluruh rangkaian pelaksanaan selesai. Peserta nantinya dapat melihat hasil masing-masing melalui akun peserta.
Dede mengatakan persaingan pada OMI tingkat provinsi cukup ketat karena peserta terbaik akan berkesempatan membawa nama Jawa Barat ke tingkat nasional.
Namun, jumlah peserta yang akan dipilih untuk mewakili Jawa Barat di tingkat nasional sangat terbatas.
“Yang masuk ke tingkat nasional hanya tiga peserta yang mewakili provinsi. Dari 11 mata pelajaran mulai tingkat MI sampai MA, hanya tiga peserta yang akan mewakili ke tingkat nasional,” ujar Dede.
OMI 2026 menjadi salah satu ajang untuk menjaring siswa berprestasi di bidang akademik sekaligus memberikan ruang kompetisi bagi peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan di Jawa Barat. (rus)
































