SUKABUMITIMES.com — Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Barat mengungkapkan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi, pada Rabu (2/9/2026) didominasi cerah hingga cerah berawan.
“Berdasarkan prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat tanggal 2 September 2026, kondisi pagi hari pukul 07.00 hingga 13.00 WIB diprakirakan cerah hingga cerah berawan,” ujar Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat dalam keterangannya.
BMKG menyampaikan, pada siang hingga sore hari kondisi cuaca masih relatif cerah. Namun, terdapat potensi hujan ringan dengan cakupan lokal di sejumlah wilayah.
“Pada periode siang dan sore hari pukul 13.00 hingga 19.00 WIB, cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, terdapat potensi hujan ringan pada skala lokal di sebagian wilayah Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur,” ungkapnya.
Khusus wilayah Sukabumi, masyarakat tetap diimbau memperhatikan perubahan cuaca terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun wilayah rawan terdampak kondisi angin.
Memasuki malam hari, BMKG memperkirakan cuaca di Jawa Barat kembali dalam kondisi cerah hingga cerah berawan.
“Untuk malam hari mulai pukul 19.00 hingga 01.00 WIB, cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Begitu juga pada dini hari pukul 01.00 hingga 07.00 WIB, kondisi cuaca masih cerah hingga cerah berawan,” jelas Prakirawan BMKG.
BMKG juga mencatat suhu udara di wilayah Jawa Barat berada pada kisaran 16 hingga 35 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 30 hingga 90 persen.
“Suhu udara diprakirakan berkisar antara 16 sampai 35 derajat Celsius, sedangkan kelembapan udara berada pada rentang 30 hingga 90 persen,” katanya.
Sementara itu, kondisi angin diperkirakan bergerak dari arah timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 hingga 40 kilometer per jam.
“Angin berhembus dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 5 sampai 40 kilometer per jam,” tambahnya.
BMKG memberikan peringatan dini khususnya bagi masyarakat yang berada di kawasan pesisir selatan Kabupaten Sukabumi agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kecepatan angin.
“Waspadai potensi peningkatan kecepatan angin di pesisir selatan Kabupaten Sukabumi,” tegas BMKG dalam peringatan dininya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer.
“Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini yang lebih lengkap dan terkini dapat dilihat melalui website cuaca BMKG, aplikasi mobile InfoBMKG, serta media sosial resmi @infoBMKG,” pungkasnya.































