Peringati HUT RI ke-81 dan Maulid Nabi, RW 11 Sriwidari Sukabumi Gelar Pengajian

SUKABUMITIMES.com — Panitia RW 11 Kelurahan Sriwidari, Kota Sukabumi, menggelar pengajian dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapang Voli RW 11, Kelurahan Sriwidari, Kota Sukabumi, Jumat (21/8/2026) malam.

Kegiatan dihadiri Camat Gunung Puyuh yang diwakili Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Umum Diki, Lurah Sriwidari Hedi Sudarman, Ketua PKK, Ketua Posyandu beserta jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para santri, ibu-ibu pengajian, serta warga RW 11 dan masyarakat sekitar.

Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut membuat kegiatan berlangsung semarak sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan warga.

Ketua RW 11 Kelurahan Sriwidari, Hilman Suryono, mengatakan kegiatan tahun ini memiliki konsep berbeda dibandingkan peringatan HUT RI sebelumnya.

Menurut dia, warga tidak hanya menggelar kegiatan untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga mengisinya dengan tasyakur binikmat dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Alhamdulillah, kami mengapresiasi seluruh panitia. Kegiatan ini berbeda dari sebelumnya. Tahun ini kami melaksanakan tasyakur binikmat dalam memperingati HUT RI ke-81 sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar Hilman.

Hilman menilai semangat keagamaan dan nasionalisme merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Ia mencontohkan semangat perjuangan para pendiri bangsa yang turut dilandasi nilai-nilai keagamaan. Menurutnya, nilai ketuhanan juga tercermin dalam dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Bangsa Indonesia tidak bisa dipisahkan dengan agama. Karena itu, di tahun ini kita bersyukur atas kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan pengajian,” katanya.

Hilman berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan hikmah yang bisa diterapkan warga dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak masyarakat memaknai pengibaran bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan.

“Pengibaran bendera bukan karena diperintah atau karena pemerintah, tetapi sebagai bukti bahwa kita menghargai para pahlawan yang telah memerdekakan negara kita,” ujar Hilman.

Dalam kesempatan tersebut, Hilman juga menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi warga RW 11 kepada pemerintah kelurahan, salah satunya terkait kebutuhan air bersih.

Menurut Hilman, kondisi kemarau panjang sempat menyebabkan warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Namun, keberadaan program saluran air bersih yang telah dibangun sejak 2023 dinilai cukup membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan.

“Alhamdulillah, adanya program saluran air bersih sejak 2023 ini sangat membantu warga RW 11 ketika menghadapi kekeringan,” katanya.

Hilman juga menyampaikan rencana pemanfaatan program P2RW pada tahun mendatang. Menurut dia, program tersebut rencananya akan diarahkan untuk perbaikan jalan di wilayah RW 11.

Selain itu, Hilman menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan amanah sebagai Ketua RW masih terdapat pelayanan kepada masyarakat yang belum maksimal.

“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat atas bantuan, baik secara moril maupun materil, sehingga kegiatan ini dapat berjalan,” ujar Hilman.

Sementara itu, Lurah Sriwidari Hedi Sudarman mengapresiasi kegiatan yang digelar warga RW 11 tersebut.

Menurut Hedi, kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi sekaligus HUT RI dapat menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus memperkuat persatuan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Hedi juga menyampaikan informasi mengenai program pasar murah yang akan digelar Pemerintah Kota Sukabumi sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi.

Pasar murah tersebut rencananya dilaksanakan di RW 12, tepatnya di Lapangan Gajah, pada 3 September 2026.

“Bagi warga masyarakat yang membutuhkan kebutuhan pokok, silakan datang ke tempat acara,” kata Hedi.

Terkait persoalan kekeringan yang dialami sebagian warga RW 11, Hedi meminta masyarakat melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan.

Ia memastikan kelurahan akan membantu memfasilitasi kebutuhan warga, termasuk apabila diperlukan pengiriman bantuan air bersih.

“Silakan koordinasi dengan pihak kelurahan. Kami akan cepat memfasilitasi apabila warga membutuhkan bantuan air bersih,” ujarnya.

Hedi berharap kegiatan tersebut dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga sekaligus memperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan Ustadz Yusuf Maulana Ibrahim atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Ucok sebagai penceramah.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Ucok menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan iman dan takwa, menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RW 11 Kelurahan Sriwidari kota Sukabumi

Perpaduan antara peringatan kemerdekaan dan Maulid Nabi diharapkan dapat menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diikuti warga hingga selesai. Momentum tersebut menjadi ruang bersama bagi warga RW 11 untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat. (rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *