SUKABUMITIMES.com – Kepedulian seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Sukabumi menyelamatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) dari kebakaran di Jalan Veteran I, tepat di depan Gedung BAZNAS Kota Sukabumi, Senin (10/8/2026).
Peristiwa tersebut terjadi ketika gerobak milik pedagang kaki lima tiba-tiba terbakar. Api diduga berasal dari kebocoran tabung gas yang berada di dalam gerobak.
Di tengah kepanikan, seorang ASN Pemkot Sukabumi bernama Azmi langsung bergegas memberikan pertolongan. Saat itu, Azmi baru saja keluar dari Gedung BAZNAS Kota Sukabumi setelah berkunjung ke kantor tersebut.
Ia melihat kobaran api muncul di sekitar tabung gas dan langsung berinisiatif membantu memadamkan api dengan alat seadanya. Bersama sejumlah warga yang berada di lokasi, Azmi berusaha menjinakkan kobaran api yang sempat membesar.
“Ketika saya keluar dari Gedung BAZNAS, saya melihat ada api tepat di atas tabung gas. Kemungkinan tabung gas mengalami kebocoran. Saya langsung bergegas menolong,” ujar Azmi.
Menurut dia, situasi sempat membuat panik karena api dengan cepat membesar. Namun, berkat kesigapan warga dan upaya bersama, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.
“Alhamdulillah, kami langsung memadamkan api. Walaupun sempat membesar, akhirnya api bisa dipadamkan dan gerobak pedagang juga bisa diselamatkan,” katanya.
Sementara itu, pedagang yang menjadi korban, Munif, mengaku tidak mengetahui bahwa gerobaknya mulai terbakar. Ia sempat meninggalkan gerobak untuk beberapa saat sebelum akhirnya mengetahui adanya kobaran api.
“Saya tidak tahu kalau api menyala. Saya tinggal sebentar, tahu-tahu api sudah menyala di dalam gerobak,” kata Munif.
Munif bersyukur kerugian yang dialaminya tidak terlalu besar. Gerobak dagangannya hanya mengalami kerusakan dan terbakar pada sebagian kecil bagian akibat cepatnya pertolongan dari warga.
“Alhamdulillah, kerugiannya tertolong karena warga langsung membantu, khususnya pegawai pemerintah yang tadi ikut memadamkan api. Saya mengucapkan terima kasih atas pertolongan warga yang ada di lokasi,” ujar Munif.
Aksi spontan Azmi bersama warga tersebut menjadi contoh kepedulian terhadap sesama. Kesigapan dalam memberikan pertolongan tidak hanya membantu mencegah kerugian yang lebih besar, tetapi juga menyelamatkan aktivitas ekonomi pedagang kaki lima tersebut.
Peristiwa itu sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati menggunakan tabung gas, khususnya pada aktivitas berjualan yang menggunakan kompor dan peralatan berbahan bakar gas. (rus)



























