Atasi Krisis Air Bersih, Kodim 0622 Bantu 50 KK di Desa Loji Sukabumi

SUKABUMITIMES.com – Musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi menyebabkan krisis air bersih di beberapa permukiman.

Menjawab kondisi tersebut, Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Tegal Nyampai, RT 005/RW 001, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Letkol Inf. Agung Ariwibowo dalam keterangannya mengungkapkan, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) menerima bantuan air bersih setelah sumber mata air yang selama ini menjadi andalan warga mengalami penurunan debit akibat kemarau berkepanjangan.

“Alhamdulillah, distribusi air dilakukan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Letkol Inf. Agung Ari Wibowo mengatakan, proses pendistribusian sendiri, melibatkan personel Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama anggota Koramil 2202/Palabuhanratu yang bersinergi dengan Pemerintah Desa Loji

“Kolaborasi ini dilakukan agar penyaluran bantuan berlangsung tertib, tepat sasaran, dan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan,” terangnya.

“Tadi kedatangan personel TNI disambut antusias masyarakat. Warga mengaku bantuan sangat berarti karena dalam beberapa pekan terakhir mereka harus berjuang mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi hingga kebutuhan rumah tangga lainnya,” imbuhnya.

Letkol Inf. Agung Ari Wibowo menegaskan bahwa penyaluran air bersih merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak musim kemarau.

“TNI harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi rakyat. Bantuan air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Komandan Korem 061/Surya Kencana, Brigjen TNI Thomas Rajunio, menekankan pentingnya peran satuan kewilayahan untuk selalu responsif terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya.

“Setiap prajurit teritorial harus peka terhadap kesulitan masyarakat dan berupaya memberikan bantuan yang nyata. Kehadiran TNI di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat dan solusi bagi warga,” singkatnya.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat harus terus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama saat menghadapi bencana maupun kekeringan.

“Kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan utama dalam menjaga ketahanan wilayah. Oleh karena itu, setiap prajurit harus hadir dan berbuat yang terbaik untuk membantu masyarakat, terutama saat menghadapi kesulitan seperti bencana maupun kekeringan,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Ia berharap kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi selama musim kemarau berlangsung. Aksi kemanusiaan ini juga menjadi bukti bahwa kehadiran TNI tidak hanya menjaga keamanan wilayah.

“Tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan,” tandasnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *