SUKABUMITIMES.com – Kebakaran menghanguskan dua pintu rumah kontrakan di Kampung Pasirkalapa RT 01/06, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/7/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB itu diduga dipicu korsleting listrik dan sempat membuat warga sekitar panik karena lokasi berada di tengah permukiman padat.
Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan kontrakan sebelum warga melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi. Laporan diterima petugas sekitar pukul 12.01 WIB.
Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Sukabumi Budianto melalui Kepala Bidang Penyelamatan, Hendra Setiawan, mengatakan tim dari Pos Damkar Cicurug langsung diberangkatkan begitu menerima informasi kebakaran.
“Kami menerima laporan kejadian sekitar pukul 12.01 WIB. Petugas dari Pos Damkar Cicurug langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Hendra Setiawan, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.07 WIB dan langsung melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Petugas dari Posko Cicurug bergerak cepat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 12.07 WIB untuk langsung melakukan penanganan dan pemadaman,” katanya.
Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat sehingga tidak meluas ke rumah-rumah warga lainnya.
“Respons cepat petugas berhasil mencegah kobaran api merembet lebih luas ke bangunan permukiman di sekitar lokasi,” ungkap Hendra.
Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, penyebab kebakaran dipastikan berasal dari gangguan pada instalasi listrik atau korsleting arus pendek.
“Berdasarkan hasil pemetaan awal di lapangan, penyebab kebakaran dipastikan dari konsleting listrik pada bangunan rumah kontrakan dua pintu tersebut,” jelasnya.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Kami telah berhasil memadamkan kobaran api dan melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian,” tutur Hendra.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak layak atau sudah berusia tua.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa secara berkala instalasi listrik di hunian masing-masing guna mengantisipasi kejadian serupa,” pungkasnya. (*/sya)
































