SUKABUMITIMES.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyampaikan telah menambah alokasi extra dropping LPG 3 Kg subsidi sebanyak 138 metrik ton di Kabupaten Subang selama periode 20–30 Juli 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjaga ketersediaan stok LPG bersubsidi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Pjs. Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB, Reno Fri Daryanto, mengatakan penambahan alokasi tersebut setara dengan sekitar 75 persen dari alokasi harian Kabupaten Subang.
“Dalam upaya memastikan kelancaran penyaluran dan ketersediaan stok LPG 3 Kg subsidi di wilayah Kabupaten Subang, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melakukan penambahan alokasi extra dropping LPG 3 Kg sebanyak 138 metrik ton pada periode 20–30 Juli 2026. Penambahan tersebut setara dengan sekitar 75 persen dari alokasi harian Kabupaten Subang,” ujar Reno dalam keterangan resminya, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, tambahan pasokan tersebut diprioritaskan untuk memperkuat distribusi di sejumlah kecamatan yang diperkirakan mengalami peningkatan kebutuhan masyarakat.
“Penambahan alokasi extra dropping tersebut difokuskan untuk memperkuat ketersediaan pasokan LPG 3 Kg di Kecamatan Cibogo, Pagaden, Pagaden Barat, Cikaum, Binong, Pusakanagara, Pusakajaya, Compreng, dan Cipunagara, guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat serta memastikan distribusi tetap berjalan lancar,” jelasnya.
Reno menegaskan, Pertamina tidak bekerja sendiri dalam menjaga kelancaran distribusi LPG bersubsidi. Perusahaan terus menjalin koordinasi dengan berbagai pihak agar penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
“Sebagai langkah antisipatif, Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Subang, Hiswana Migas, serta para pemangku kepentingan untuk memastikan penyaluran LPG 3 Kg tetap berjalan dengan lancar dan tepat sasaran,” katanya.
Ia berharap tambahan alokasi tersebut mampu menjaga ketersediaan stok LPG 3 Kg selama periode meningkatnya konsumsi masyarakat di Kabupaten Subang.
“Penambahan alokasi extra dropping ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan stok selama periode meningkatnya kebutuhan di wilayah tersebut,” tambah Reno.
Selain itu, Pertamina juga terus melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG subsidi bersama agen, pangkalan resmi, dan pemerintah daerah guna memastikan pasokan sampai kepada masyarakat yang berhak.
“Pertamina terus melakukan pemantauan distribusi bersama agen, pangkalan, dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Reno mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai ketentuan pemerintah. Apabila masyarakat mengalami kendala dalam memperoleh LPG 3 Kg, Pertamina membuka layanan pengaduan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 maupun melalui email [pcc135@pertamina.com](mailto:pcc135@pertamina.com).
“Masyarakat yang mengalami kendala dalam memperoleh LPG 3 Kg dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135 atau melalui email [pcc135@pertamina.com](mailto:pcc135@pertamina.com) untuk memperoleh informasi lebih lanjut,” pungkasnya. (*/sya)































