SUKABUMITIMES.com – Sebuah truk pengangkut alat perbaikan jembatan mengalami kecelakaan tunggal hingga masuk ke jurang sedalam sekitar 50 meter di Jalan Raya Cisarakan, Kampung Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Insiden kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut berdasarkan informasi didapat terjadi Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan yang terjadi di jalur menurun dan menikung itu membuat dua orang mengalami luka ringan serta menyebabkan kerugian materi mencapai puluhan juta.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo mengatakan, kecelakaan bermula saat kendaraan Hino Light Truk bernomor polisi B 9698 UVV melaju dari arah Buniwangi menuju Cisarakan.
“Saat melintasi jalan menurun dan menikung, kendaraan yang membawa muatan alat perbaikan jembatan itu diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman,” ungkap Ipda Wangsit dalam keterangannya yang diterima Sukabumitimes.com. Senin (11/5/2026).
“Iya diduga rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik ketika melintas di jalan menurun dan menikung, sehingga kendaraan hilang kendali lalu masuk ke jurang,” imbuhnya.
Dilokasi kejadian lanjut Ipda Wangsit, kondisi jalan di lokasi kejadian diketahui beraspal dengan kontur menurun dan tikungan tajam. Di sisi kiri jalan terdapat tebing, sementara sisi kanan merupakan jurang yang cukup dalam.
“Saat kejadian cuaca dalam kondisi cerah, arus lalu lintas lancar, dan marka jalan terlihat jelas,” jelasnya.
Lebih lanjut Ipda Wangsit menegaskan bahwa truk tersebut dikemudikan Agung Nugroho (31), warga Kabupaten Serang, Banten. Ia tidak sendirian, melainkan bersama seorang penumpang bernama Teguh Imam Santoso (44), warga Koja, Jakarta Utara.
“Akibat kecelakaan tersebut, Agung mengalami luka lecet pada tangan kiri. Sedangkan Teguh mengalami luka memar di bagian pinggang dan leher akibat benturan saat kendaraan terjun ke dasar jurang,” tuturnya.
Warga sekitar bersama petugas sempat melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian yang cukup sulit karena kendaraan berada di dasar jurang dengan medan curam.
“Tidak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam kejadian ini. Dua orang mengalami luka ringan,” jelasnya.
Ipda Wangit menyatakan, jajaran Satlantas Polres Sukabumi mengimbau pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan.
“Terutama sistem pengereman saat melintasi jalur rawan kecelakaan di wilayah selatan Sukabumi yang dikenal memiliki banyak tanjakan dan turunan ekstrem,” tandasnya. (stm)






























