SUKABUMITIMES.com — Warga Sukabumi dan sejumlah daerah di Jawa Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan disertai petir dan angin kencang yang diprakirakan terjadi pada Senin (27/4/2026), terutama pada siang hingga menjelang malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Barat menyebut sebagian besar wilayah Jabar berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat dalam pembaruan pukul 06.30 WIB menyampaikan, pada pagi hari kondisi cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan, namun menjelang siang sejumlah wilayah mulai berpotensi diguyur hujan lokal, termasuk Kabupaten dan Kota Sukabumi.
“Pada pagi hari cerah berawan hingga berawan, menjelang siang berpotensi hujan ringan hingga sedang secara lokal di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten dan Kota Sukabumi,” tulis prakirawan BMKG dalam keterangan resminya, Senin pagi.
Memasuki siang hingga sore, intensitas hujan diprakirakan meningkat hampir merata di Jawa Barat. BMKG bahkan mengingatkan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah daerah seperti Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Purwakarta, Ciamis, Sumedang hingga Indramayu.
“Siang dan sore hari berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Jawa Barat, dengan peluang hujan sedang hingga lebat di sejumlah daerah tertentu,” ujar prakirawan BMKG.
Untuk Sukabumi, kondisi ini patut diwaspadai, terutama masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan. Potensi hujan yang turun secara lokal disebut bisa disertai kilat atau petir dan angin kencang berdurasi singkat.
BMKG secara khusus mengeluarkan peringatan dini bagi sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Sukabumi.
“Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada skala lokal dan durasi relatif singkat antara siang hingga menjelang malam hari, termasuk di Kabupaten Sukabumi,” tegas prakirawan BMKG.
Pada malam hari, cuaca diprakirakan kembali didominasi cerah berawan hingga berawan, namun hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah utara dan timur Jawa Barat seperti Bekasi, Bogor, Karawang, Subang, Indramayu, Purwakarta, Majalengka dan Kuningan.
Sementara pada dini hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Pangandaran, Tasikmalaya dan Karawang.
BMKG mencatat suhu udara di Jawa Barat hari ini berkisar 20 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi di rentang 55 hingga 95 persen. Adapun angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 5 hingga 37 kilometer per jam.
“Suhu udara berkisar 20 sampai 34 derajat Celsius dengan kelembapan 55 hingga 95 persen dan angin bertiup dari tenggara 5 sampai 37 kilometer per jam,” ungkap BMKG.
Kondisi ini menunjukkan atmosfer Jawa Barat masih cukup mendukung pertumbuhan awan hujan, terutama pada siang dan sore hari. Masyarakat pun diimbau mewaspadai potensi genangan, pohon tumbang, hingga gangguan perjalanan akibat cuaca buruk yang bisa datang tiba-tiba.
Bagi warga Sukabumi, terutama di kawasan rawan longsor maupun daerah perbukitan, kewaspadaan dinilai perlu ditingkatkan mengingat hujan lokal yang disertai angin kencang bisa terjadi dalam durasi singkat namun intens.
BMKG mengingatkan masyarakat terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi sebelum beraktivitas.
“Masyarakat diimbau terus memperhatikan informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem lokal,” pungkas prakirawan BMKG.
Dengan potensi hujan yang mendominasi hampir sepanjang hari, payung dan kewaspadaan tampaknya menjadi “teman wajib” warga Sukabumi dan Jawa Barat hari ini. (sya(































