Rusak Parah, Laboratorium MAN 2 Kota Sukabumi Akhirnya Direnovasi: Habiskan Anggaran Rp210 Juta 

SUKABUMITIMES.com — Demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan dalam kegiatan belajar mengajar, MAN 2 Kota Sukabumi terus melakukan renovasi sejumlah fasilitas sekolah, di antaranya ruang laboratorium dan masjid.

Wakil Kepala Bidang Sarana, Yusuf Ambari, mengungkapkan bahwa saat ini pihak sekolah tengah memprioritaskan perbaikan ruang laboratorium yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.

“Renovasi ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2025. Namun, karena kondisi ekonomi masyarakat yang kurang baik, pelaksanaannya sempat tertunda dan baru bisa direalisasikan pada tahun 2026,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan tersebut bersumber dari anggaran murni hasil partisipasi masyarakat. Keterbatasan dana membuat proses renovasi dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan keuangan yang tersedia.

“Dengan anggaran yang terbatas, pembangunan dilakukan secara sederhana, namun tetap mengedepankan aspek keselamatan,” tambahnya.

Ruang laboratorium yang direnovasi memiliki ukuran sekitar 11 x 8 meter. Sebelumnya, ruangan tersebut tidak digunakan selama kurang lebih satu tahun karena kondisinya yang sudah rapuh dan berpotensi membahayakan.

“Sebagian struktur memang masih terlihat kokoh, tetapi secara keseluruhan sudah tidak layak digunakan. Kami khawatir jika tetap dipakai bisa membahayakan siswa,” jelas Yusuf.

Dalam prosesnya, renovasi ini melibatkan tenaga konsultan guna memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga. Total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai sekitar Rp210 juta.

Pengerjaan renovasi dimulai sejak 4 April 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari kerja atau pada awal Mei 2026.

Selain laboratorium, pihak sekolah juga tengah melakukan renovasi Masjid Aisyah Ummul Mu’minin. Saat ini, progres pembangunan masjid tersebut telah mencapai sekitar 70 persen dan memasuki tahap akhir (finishing).

Yusuf berharap seluruh warga sekolah dapat bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah diperbaiki dengan baik agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Ini adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh keluarga besar sekolah ikut menjaga fasilitas ini,” pungkasnya.(rus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *