SUKABUMITIMES.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyiapkan rangkaian kegiatan panjang dan meriah dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi.
Berbagai agenda telah disusun mulai akhir Maret hingga awal Mei 2026, menghadirkan nuansa historis, seremonial, hingga hiburan bagi masyarakat.
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa peringatan tahun ini dirancang tidak hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan warga.
“Rangkaian Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi ini kami siapkan secara bertahap dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari kegiatan yang bersifat reflektif hingga hiburan rakyat,” ujar Bobby.
Ia menjelaskan, kegiatan diawali dengan ziarah makam pada 31 Maret 2026 sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh dan pendiri kota.
“Ziarah ini menjadi pengingat bagi kita semua agar tidak melupakan jasa para pendahulu yang telah berkontribusi besar dalam membangun Kota Sukabumi,” katanya.
Memasuki tanggal 1 April 2026, suasana peringatan akan semakin terasa dengan pelaksanaan upacara resmi di Lapang Merdeka yang menjadi pusat kegiatan seremonial.
“Upacara di Lapang Merdeka menjadi momen sakral. Setelah itu, kita lanjutkan dengan Rapat Paripurna di DPRD Kota Sukabumi sebagai bagian dari agenda resmi pemerintahan,” jelas Bobby.
Tak hanya kegiatan formal, Pemkot juga menghadirkan kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Salah satunya adalah pelaksanaan Car Free Day yang akan digelar di Jalan Ahmad Yani.
“Car Free Day tetap menjadi salah satu kegiatan favorit masyarakat. Ini menjadi ruang interaksi warga sekaligus mendorong gaya hidup sehat,” ungkapnya.
Puncak peringatan Hari Jadi ke-112 akan digelar pada 18 April 2026 melalui karnaval besar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Rute karnaval dimulai dari Lapdek dan berakhir di depan Balai Kota Sukabumi.
“Karnaval ini menjadi puncak kemeriahan. Kami ingin menampilkan kreativitas warga, budaya lokal, serta semangat kebersamaan dalam satu panggung besar,” kata Bobby.
Tidak berhenti di situ, rangkaian kegiatan juga akan diisi dengan kunjungan Duta Besar dari negara sahabat pada 21 April 2026.
“Kunjungan ini menjadi kehormatan bagi Kota Sukabumi sekaligus membuka peluang kerja sama internasional di berbagai bidang,” ujarnya.
Sebagai penutup, peringatan Hari Jadi ke-112 akan diakhiri dengan Festival Kaligrafi pada awal Mei 2026. Kegiatan ini direncanakan melibatkan peserta dari kalangan pelajar, termasuk tingkat TK dan RA.
“Festival kaligrafi ini menjadi penutup yang sarat nilai edukasi dan religi. Bahkan kami rencanakan ada pameran khusus untuk anak-anak TK/RA agar sejak dini mereka mengenal seni kaligrafi,” tutur Bobby.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat identitas Kota Sukabumi sebagai kota yang religius, kreatif, dan berbudaya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi dan memeriahkan Hari Jadi ke-112 ini. Ini adalah perayaan kita bersama,” pungkasnya. (sya)
































