SUKABUMITIMES.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Jawa Barat merilis prakiraan cuaca terbaru pada Minggu (22/3/2026) yang menunjukkan sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Sukabumi, berpotensi diguyur hujan sepanjang hari.
Prakirawan BMKG menegaskan bahwa kondisi cuaca sejak pagi hingga dini hari perlu diwaspadai, terutama karena adanya potensi hujan yang disertai kilat dan angin kencang di beberapa wilayah.
“Pada pagi hari, cuaca umumnya cerah berawan, namun terdapat potensi hujan ringan di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Sukabumi,” ujar seorang prakirawan dari BMKG dalam keterangannya.
Ia menambahkan, “Wilayah lain seperti Kabupaten Bogor, Cianjur, hingga Garut juga memiliki potensi hujan ringan sejak pagi hingga menjelang siang.”
Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat dan meluas hampir ke seluruh wilayah Jawa Barat.
“Siang dan sore hari, kondisi cuaca didominasi berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Jawa Barat. Ini menjadi periode yang perlu diwaspadai oleh masyarakat,” katanya.
Kondisi tersebut diperkirakan masih berlanjut hingga malam hari. Beberapa wilayah seperti Bekasi, Karawang, Subang, hingga Cirebon diprediksi masih akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
“Malam hari, hujan masih berpotensi terjadi, terutama di wilayah utara dan timur Jawa Barat. Meski tidak merata, masyarakat tetap harus siaga terhadap perubahan cuaca yang cukup cepat,” jelasnya.
Sementara itu, pada dini hari cuaca diperkirakan kembali membaik dengan kondisi cerah berawan di sebagian besar wilayah.
Lebih lanjut, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem berskala lokal.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga menjelang malam hari,” tegas prakirawan tersebut.
Ia merinci, “Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Kabupaten Bekasi, Bogor, Karawang, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Garut, Cirebon, dan Kuningan.”
Dari sisi parameter cuaca, suhu udara di Jawa Barat diperkirakan berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 60 hingga 98 persen. Sementara arah angin bertiup dari selatan hingga barat dengan kecepatan 5 hingga 50 kilometer per jam.
Menanggapi kondisi tersebut, warga Sukabumi diimbau untuk menyesuaikan aktivitas harian, terutama yang dilakukan di luar ruangan.
“Kami sarankan masyarakat untuk selalu membawa perlengkapan hujan dan menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi hujan disertai petir,” tambahnya.
BMKG juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir lokal dan pohon tumbang.
“Cuaca seperti ini berpotensi memicu kejadian bencana skala kecil hingga sedang. Oleh karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama,” pungkasnya. (*/sya)

























