SUKABUMITIMES.com – Akibat Cuaca ekstrem yang melanda wilayah kota Sukabumi sejak awal bulan Januari 2026 hingga saat ini, menyebabkan terjadinya pohon tumbang yang berakibat terganggunya para pengguna jalan pada Sabtu (24/1/2026).
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Yosep Sabaruddin dalam pernyataan resminya yang diterima redaksi sukabumitimes.com pada Sabtu (24/1/2026).
“Pagi ini, kami menerima dua aduan terkait pohon tumbang yang berada di wilayah Kota Sukabumi, yakni di Jalan Lettu Bakri dan Jalan Kibitay,” ujar Kalak BPBD Kota Sukabumi Yosep Sabaruddin.
Setelah pihaknya mendapat laporan adanya pohon tumbang yang menghambat lalu lintas, petugas piket BPDB Kota Sukabumi langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan yang semestinya.
“Lokasi pertama itu di Jalan Kibitay RT 05 RW 08 Kelurahan Situmekar Kecamatan Lembursitu lembursitu pukul kurang lebih 08.00 WIB, sedangkan lokasi ke dua itu ada di jalan Lettu Bakri RT 01 RW 05 Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong pukul 09.47 WIB,” ungkapnya.
Yosep menjelaskan penyebab kedua pohon tumbang di lokasi yang berbeda ini disebabkan oleh angin kencang akibat cuaca ekstrem yang terjadi selama bian Januari 2026.
“Pohon tumbang di Jalan Kibitay itu berjanji pohon Tisuk, diduga akar pohon yang sudah rapuh dan angin kencang. Pohon dengan diameter 15 cm dan tinggi 10 m roboh dan menimpa beberapa kabel provider yang berada tepat di depan lokasi,” jelasnya.
“Kemudian lokasi kedua di Jalan Lettu Bakri, di duga akar pohon yang sudah rapuh juga pohon yang sudah tinggi ditambah angin kencang sehingga membuat pohon berjenis cemara dengan ukuran diameter ±30 cm dan tinggi 12 m tumbang dan menimpa pengendara motor,” tambahnya.
Masih lanjut Yosep, dampak yang ditimbulkannya pohon tumbang tersebut menyebabkan kabel provider di jalan Kibitay terganggu.
“Sedangkan di Jalan Lettu Bakri seorang pengendara sepeda motor bernama Isa pegawai swasta di Kota Sukabumi mengalami luka ringan,” lanjutnya.
Atas peristiwa yang memakan korban luka tersebut, pihak BPBD kota Sukabumi mengimbau kepada masyarakat kota Sukabumi untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas, baik di dalam rumah maupun di luar rumah.
“Kami mengimbau kepada warga kota Sukabumi untuk terus berhati-hati dalam beraktivitas dan keselamatan,” pungkasnya. (sya)





























