SUKABUMITIMES.COM – PT PLN (Persero) UP3 Sukabumi berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, serta Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN menggelar kegiatan Semarak Peduli dan UMKM Bangkit di Lapangan PLN UP3 Sukabumi, Kamis (18/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana beserta istri dan disambut antusias oleh masyarakat.
Semarak Peduli dirangkaikan dengan berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, hingga pasar murah yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Manajer PLN UP3 Sukabumi, Eka Rahma Daniati menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) PLN Persero. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat sekaligus upaya mendorong kebangkitan UMKM di Sukabumi.
“Melalui kolaborasi bersama Kadin dan YBM PLN, kami ingin memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mengangkat pelaku UMKM agar ekonomi kerakyatan di Sukabumi terus bergerak dan berkembang,” ujar Eka.
Sementara itu, Ketua Yayasan Baitul mall (YBM) PLN, Heri, menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut disalurkan sekitar 200 paket bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut bersifat gratis dengan harga per paket Rp100 ribu namun di tebus hanya Rp20 ribu.
“Konsepnya tebus murah Rp20 ribu ditukar dgn kupon senilai Rp20 ribu untuk dibelanjakan di pasar UMKM yang tersedia. Jadi manfaatnya tidak hanya dirasakan penerima bantuan, tetapi juga para pelaku UMKM,” kata Heri.
Eka berharap kegiatan Semarak Peduli dan UMKM Bangkit dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan. Ke depan, PLN UP3 Sukabumi berencana memperkuat kolaborasi dengan Kadin Indonesia dan berbagai pihak lainnya agar dampak positif kegiatan ini semakin luas.
“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin sehingga kami dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat UMKM lokal,” pungkasnya. (rus)


























