SUKABUMITIMES.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah mengenai informasi yang beredar di Facebook terkait siklon 97S yang disebut akan mengepung pulau Jawa.
“Itu tidak benar atau bohong,”‘ungkap BMKG dalam pernyataan resminya di media sosial (medsos) Instagram BMKG pada Jumat (5/12/2025).
Pihaknya memastikan bahwa narasi yang beredar luas di medsos tersebut bukan berasal dari BMKG.
“BMKG tidak pernah mengeluarkan peringatan maupun informasi terkait kejadian tersebut dan tidak memiliki dasar data meteorologi yang valid,” lanjutnya.
Mengenai kondisi cuaca terkini selalu kami sampaikan melalui kanal resmi BMKG dan diperbarui setiap saat.
“Kami harap masyarakat untuk tetap tenang dan jangan mudah percaya info viral tanpa sumber.
Gunakan kanal resmi BMKG untuk memastikan kebenaran informasi,” pungkasnya.
Perlu diketahui bahwa Siklon 97S adalah siklon tropis yang dipantau BMKG dengan kode 97S (nomor identifikasi siklon di wilayah Pasifik Selatan). Siklon ini berlokasi di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar (NTT/Maluku), bukan di Pulau Jawa.
Siklon 97S sebenarnya pernah dipantau BMKG pada November 2025, tapi lokasinya di selatan Kepulauan Babar-Tanimbar, bukan Pulau Jawa. Saat itu, BMKG mengimbau waspada cuaca ekstrem di wilayah timur Indonesia (NTT, Maluku) karena potensi hujan lebat dan gelombang tinggi
Arti 97S adalah dimana 97 itu Nomor urut siklon di wilayah Pasifik Selatan (di bawah 100°E) dan S adalah Lokasi di Pasifik Selatan (S = South Pacific). (*/sya)






























