SUKABUMITIMES.COM – Kelurahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan yang berlangsung di aula kelurahan pada Jumat (5/12/2015).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, Camat Gunungpuyuh Widya Yudha Setiawan, Lurah Sriwidari Hedi Sudarman, para ketua RW, dan tamu undangan lainnya.
Musrenbang menjadi wadah bagi masyarakat menyampaikan aspirasi pembangunan untuk perencanaan tahun 2027.
Camat Gunungpuyuh Widya Yudha Setiawan mengungkapkan bahwa tadi dalam sambutan, Wakil Wali Kota memaparkan kondisi makro pembangunan Kota Sukabumi, termasuk kekuatan fiskal daerah.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap capaian Program Pembangunan Rukun Warga (P2RW) yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga.
Menurut Yuda, pelaksanaan P2RW di wilayah Kecamatan Gunungpuyuh telah mencapai sekitar 90 persen.
“Masih ada beberapa pekerjaan pembangunan seperti posyandu dan rumah ibadat yang membutuhkan waktu lebih panjang. Namun kami optimistis dua minggu ke depan dapat rampung 100 persen,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dukungan fiskal menjadi kunci penting agar kegiatan prioritas di tiap wilayah kelurahan dapat terus berlanjut. Dengan perencanaan matang pada Musrenbang tahun ini, diharapkan pembangunan di Sriwidari berjalan efektif dan tepat sasaran.
Masih ditempat yang sama, Lurah Sriwidari Hedi Sudarman menjelaskan bahwa warga telah mengusulkan beberapa kebutuhan pembangunan fisik yang menjadi prioritas.
“Di antaranya perbaikan jalan lingkungan, peningkatan talud, pembangunan sarana air bersih (SAB), perbaikan drainase, serta rabat beton di sejumlah titik,” jelasnya.
Selain itu, usulan nonfisik turut mendapat perhatian dalam Musrenbang. Hedi menyebut terdapat enam kelompok Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK) yang mengajukan program peningkatan kapasitas, termasuk dari PKK dan SPM Posyandu yang membutuhkan pelatihan teknis.
Karang Taruna juga menyoroti pemberdayaan pemuda melalui pelatihan usaha online dan pemanfaatan media sosial. Tujuannya, agar pemuda Sriwidari memiliki keterampilan ekonomi baru di era digital sehingga dapat mandiri dan produktif.
Terakhir, warga mengusulkan program pelatihan pengelolaan sampah yang bernilai ekonomi serta pemanfaatan pekarangan rumah dengan sistem hidroponik.
Program ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Dengan rangkaian usulan tersebut, Kelurahan Sriwidari menargetkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. (rus)


























