SUKABUMITIMES.COM – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Punjul Saepul Hayat merilis dari data Biro Pusat Statistik (BPS) per Agustus 2025 bahwa angka pengangguran di Kota Sukabumi untuk saat ini mencapai 8,19 persen.
Hal ini diungkapkan Kadis Punjul ketika diwawancarai di event Job Fair di Kampus Politeknik Kota Sukabumi pada Sabtu (29/11/2025)
“Angka pengangguran di Kota Sukabumi saat ini sebanyak 14.543 orang,” ungkap Kadis Punjul.
Punjul mengatakan, rentang usia pengangguran terbuka antara 18 hingga 24 tahun.
“Adapun jumlah kurang lebih 8 ribu itu berusia gen Z, ini berdasarkan data perkembangan penduduk Kota Sukabumi,” katanya.
Masih terang Kadis Punjul, salah satu kendala upaya pengentasan pengangguran di kita Sukabumi itu salah satunya adalah keterbatasan lahan untuk membuka industri baru.
“Adanya ketidakselarasan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri,” terangnya.
“Ekspansi industri banyak kendala , karena tadi terbatas lahan. Tentu saja, menjadi kendala untuk ekspansi industri di perkotaan. Ini harus ada harmonisasi saya kira. Nanti di tata ruang wilayahnya seperti itu,” Jelasnya.
Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Kota Sukabumi, diantaranya reaktivasi Balai Latihan Kerja (BLK) yang berlokasi di Cikundul dan memberikan perlindungan BPJS bagi pekerja.
Masih ungkap Kadis Punjul, perlu adanya job fair atau career day dilakukan secara berkala.
Career day yang sudah dilaksanakan dan diikuti oleh 16 perusahaan dengan 56 lowongan kerja yang tersedia.
“Namun begitu ada yang namanya sub-sub lowongan kerjanya. Dan ada sekitar seribu akses lowongan kerja yang tersedia,” imbuhnya.
Pada career day kali ini jumlah pencari kerja sudah mencapai 1.660 orang yang melakukan daftar melalui online. Belum lagi yang offline.
“Ini semua bukan hanya dari warga kota Sukabumi, namun ada juga yang berasal dari luar kota Sukabumi,” tandasnya. (sya)

























