SUKABUMITIMES.COM – Anggota Komisi 3 DPRD Jawa Barat dari Fraksi PAN Dapil V Kabupaten/Kota Sukabumi, Dessy Susilawaty, membuka Posko Poros Peduli Sukabumi (PPSI) sebagai pusat layanan pengaduan masyarakat.
Posko yang dibangun di kawasan Perum Cemerlang ini diharapkan menjadi tempat bagi warga untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Dessy mengatakan, PPSI hadir sebagai ruang konsultasi yang terbuka untuk siapa saja. Ia mengajak masyarakat datang langsung jika membutuhkan bantuan atau pendampingan.
“Silakan masyarakat yang membutuhkan pencerahan ataupun solusi atas permasalahan sehari-hari,” ujarnya.
Sejak mulai berjalan, PPSI langsung menerima sejumlah kasus yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Banyak warga melaporkan persoalan pengambilan ijazah di SMA, SMK, maupun SLB.
Menurut Dessy, sekolah tidak dibenarkan menahan ijazah dalam kondisi apa pun. “Kami sudah membantu beberapa murid dan orang tua yang kesulitan mengambil ijazahnya,” tegasnya.
Selain pendidikan, posko juga menangani berbagai keluhan terkait layanan BPJS Kesehatan, terutama warga yang kesulitan mengurus kepesertaan.
PPSI turut melakukan pendampingan agar mereka bisa kembali mendapatkan layanan kesehatan secara layak.
Isu lain yang banyak ditangani adalah laporan warga yang terjerat pinjaman online. Dessy menyebut PPSI telah membantu banyak korban keluar dari tekanan penagihan yang tidak manusiawi.
“Alhamdulillah, banyak yang kini bisa hidup lebih tenang tanpa dikejar-kejar debt collector,” ujarnya.
Ke depan, PPSI akan memperkuat peran sebagai jembatan antara masyarakat dan instansi terkait. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara terstruktur dan transparan agar menghasilkan penyelesaian yang nyata.
Dessy menegaskan, pihaknya berkomitmen menjadikan posko ini sebagai sarana pendampingan sosial yang mudah diakses dan berpihak pada masyarakat kecil. (uml/rus)






























