SUKABUMITIMES.COM – Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan pelatihan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), karena tugas ASN ini tidak lain untuk melayani masyarakat.
Hal ini diungkapkan Ayep Zaki sesaat setelah membuka Pelatihan Kemimpinan Efektif, “Pemimpin Organsiasi Unggul” yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sukabumi di Aula BKPSDM pada Rabu (5/11/2025).
Ayep berharap supaya pelatihan ini nanti berdampak pada peningkatan pembangunan di kota Sukabumi.
“Seperti meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan tingkat kemiskinan masyarakat, pengangguran menurun, stunting menurun, PAD mengalami kenaikan. Semua ini berawal dari kepemimpinan ASN dan kita akan mulai dari sini,” ujarnya.
Wali Kota Ayep Zaki menegaskan bahwa pelatihan peningkatan kapasitas ASN seperti ini akan rutin di gelar setiap tahunnya.
“Setiap tahun rutin nanti akan kita laksanakan pelatihan seperti ini,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Kota Sukabumi Anton Luwiano mengungkapkan, peserta Pelatihan Kepemimpinan Efektif ini dengan jumlah 25 orang dari para eselon III di lingkungan pemerintah kota (Pemkot) Sukabumi.
“Pelatihan ini nanti dibagi dalam 4 gelombang, dimana Setiap gelombangnya ada 25 peserta dan November 2025 ini harus selesai. Jadi 1 angkatan 25 peserta dengan dua tema, yakni Kepemimpinan dan Basic Mentality,” ungkap Sekban Anton yang didampingi Kabid PSDM Dina Aprilina.
Untuk narasumber pelatihan ini berasal dari Jakarta yang memang sudah mempunyai spesialis dalam bidang pelatihan-pelatihan.
“Target kami dalam pelatihan ini nanti seratus petugas administrator,” jelasnya.
Out put yang diharapkan dalam pelatihan ini, masih kata Sekban Anton, pertama memenuhi amanat UU No. 20 Tahun 2023 tentang ASN. Dalam pasal 49 disebutkan pengembangan kompetensi itu bersifat wajib bagi ASN dan dalam PP No. 11 Tahun 2017 untuk PNS itu minimal 20 Jam Pelajaran (JP) per tahun per orang.
“Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, dengan materi kepemimpinan dan basic mentality, supaya mereka dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dan juga sebagai bekal mereka menuju eselon II nantinya,” pungkasnya. (sya)





























