SUKABUMITIMES.COM – Pertemuan antara Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki di sela pembukaan Liga 4 Seri 2 Piala Gubernur Jawa Barat di Kabupaten Garut, Minggu (26/10/2025), menjadi ajang penting membangun sinergi pengembangan olahraga di daerah.
Suasana penuh keakraban terlihat ketika keduanya berdiskusi tentang arah pembinaan olahraga di Kota Sukabumi. Bagi Wali Kota Ayep Zaki, momen tersebut menjadi kesempatan berharga untuk menyampaikan langsung gagasan dan kebutuhan daerah, khususnya dalam memperkuat sistem pembinaan atlet serta peningkatan sarana olahraga.
“Kami bersepakat bahwa pembinaan harus difokuskan pada cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk berprestasi. Dengan begitu, pembinaan menjadi lebih terarah dan hasilnya nyata,” ujar Wali Kota Sukabumi.
Erick Thohir mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Sukabumi yang secara konsisten mendorong penguatan olahraga daerah. Ia menilai bahwa setiap daerah memiliki karakter dan potensi unggulan yang perlu digarap serius agar menjadi bagian dari ekosistem olahraga nasional.
“Saya mendukung langkah Wali Kota Sukabumi dalam memperkuat pembinaan. Kuncinya adalah fokus dan kesinambungan agar atlet daerah bisa naik kelas,” kata Erick Thohir.
Wali Kota menambahkan, dalam waktu dekat dirinya akan kembali menemui Menpora di Jakarta untuk menindaklanjuti pembahasan tersebut, termasuk memperjuangkan revitalisasi Lapang Sepak Bola Surya Kencana sebagai pusat pembinaan sepak bola masyarakat.
“Lapangan yang representatif bukan hanya soal fasilitas, tapi juga simbol keseriusan daerah dalam membangun olahraga,” tegasnya.
Kehadiran Wali Kota Sukabumi di Garut juga menjadi bentuk dukungan bagi tim kebanggaan daerah, Perssi Sukabumi, yang berlaga di Blok 1 Grup D Liga 4 Seri 2. Ia berharap tim tersebut dapat menembus empat besar dan melangkah ke Liga 4 Seri 1.
Selain membahas pembinaan olahraga, Wali Kota turut memaparkan tiga program prioritas pembangunan Kota Sukabumi kepada Menpora, yakni menyehatkan BLUD dan BUMD, memperkuat kekuatan fiskal daerah, serta mengembangkan ekonomi sosial berbasis wakaf.
Ketiga program tersebut mendapat respons positif dari Erick Thohir yang menilai arah kebijakan itu sejalan dengan semangat pembangunan nasional.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya atlet berprestasi sekaligus memperkuat peran olahraga sebagai bagian dari pembangunan sosial-ekonomi masyarakat Sukabumi.
Dengan dukungan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis pembinaan atlet akan semakin terarah, kompetisi semakin luas, dan prestasi olahraga daerah terus meningkat di tingkat provinsi maupun nasional. (uml)
























