SUKABUMITIMES.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Rika Yulistina, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah daerah yang membangun rumah panggung bagi warga terdampak banjir bandang di Kampung Gumelar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu.
Rika menilai, program tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam pada awal tahun 2025 lalu.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena sudah ada realisasi dari pemerintah untuk masyarakat yang terdampak banjir ini. Mudah-mudahan ke depan, tidak hanya di Kelurahan Palabuhanratu saja, tapi juga di wilayah lain yang terdampak,” ujar Rika.
Menurutnya, masih banyak warga di wilayah lain yang hingga kini hidup dalam keterbatasan pascabencana. Ia mencontohkan, di Kampung Cisarakan, Palabuhanratu, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah bahkan hancur lebur akibat banjir bandang.
Karena itu, Rika menilai, pemerataan pembangunan rumah layak huni bagi korban bencana sangat mendesak dilakukan.
“Sebagai wakil rakyat, kami di DPRD akan terus mendorong percepatan pembangunan hunian bagi masyarakat yang hingga kini masih menumpang atau mengontrak. Mereka berhak segera kembali ke rumahnya masing-masing,” tegasnya.
Tidak hanya mendorong percepatan, Rika juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dari DPRD agar pembangunan berjalan maksimal, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Iya, tentu harus diawasi. Bukan akan diawasi lagi, tapi memang harus. Supaya hasilnya benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat,” tegas politisi Partai Golkar tersebut.
Lebih jauh, Rika menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat harus terus diperkuat. Sebab, keberhasilan program penanganan bencana tak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada komitmen bersama dalam mewujudkan transparansi dan pemerataan bantuan di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Kalau kerja sama semua pihak terjalin kuat, insyaallah masyarakat bisa segera bangkit dan pulih dari dampak bencana,” pungkasnya. (stm)






























