SUKABUMITIMES.COM – Sebanyak 30 relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Sukabumi, mengikuti Pelatihan Simple Triage and Rapid Treatment (STAR) yang diberikan oleh para Instruktur dari MSN Trainer, sebuah perusahaan atau MSN provider yang bergerak dibidang pelatihan sertifikasi yang berada di Kota Sukabumi, Sabtu (11/10/25).
Menurut direktur MSN Trainer, Nurhayati atau akrab disapa Nunu, bahwa Pelatihan yang dilaksanakan satu hari penuh ini dilakukan di beberapa titik kompleks kantor Dinas Sosial Kota Sukabumi, bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas para anggota Tagana Kota Sukabumi dalam menghadapi situasi darurat serta memperkuat solidaritas sosial di masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Sosial dalam menciptakan relawan yang tangguh, sigap dan terlatih.
“Metode triase (pemilahan) korban yang cepat dan sederhana, digunakan oleh petugas tanggap darurat untuk mengklasifikasikan korban secara massal berdasarkan tingkat keparahan cedera.Tujuannya adalah untuk menentukan prioritas penanganan (merah, kuning, hijau, hitam) secara cepat (kurang dari 60 detik per korban) agar penanganan korban kritis bisa segera dilakukan dan menyelamatkan nyawa sebanyak mungkin dalam insiden besar,” ujar Nunu.
Menurut Nunu, Pelatihan ini merupakan suatu bentuk pengabdian masyarakat dari pihak MSN Trainer, sekaligus saat ini dirinya merupakan seorang mahasiswa Magister Pendidikan Nonformal di Universitas Negeri Yogyakarta yang sedang melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat.
“Salah satunya mendidik masyarakat dengan memberikan materi-materi yang sangat bermanfaat khususnya tentang kebencanaan. Tujuan akhir dalam pelatihan ini adalah adanya peningkatan kompetensi dari relawan Tagana itu sendiri tentang bagaimana tata cara melakukan pemilahan korban bencana yang nantinya akan didokumentasikan berupa data dengan melakukan re test dan post tes untuk melihat bagaimana kemajuan dari pengetahuan relawan yang selama ini didapat,” ujar Nunu.
Nunu menambahkan, Pelatihan ini sesuai dengan judul tugas akhir yaitu ‘Pangaruh Metode Simulasi Pelaksanaan Pelatihan STAR atau Simple, Triage and Rapid Treatmen’.
“Triage atau pemilihan korban bencana diberikan terhadap pada personil Tagana Kota Sukabumi untuk mengetahui sejauh mana kecepatan dan ketepatan dalam pengelompokan korban bencana,” kata Nunu.
Saat ini Nunu sudah menyandang gelar Master Trainer danl sudah tersertifikasi dalam kompetensi Master Trainner dengan pengalamannya diatas 12 tahun sebagai Trainer Profesional yang diberikan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). (*/sya)































