SUKABUMITIMES.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi berencana membuat Lapang Merdeka kedua yang berlokasi di wilayah Kecamatan Cibeureum.
Hal ini disampaikan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki kepada sukabumitimes.com beberapa waktu lalu.
“Ini juga sebagai upaya menarik wisatawan lokal supaya bisa masuk ke kota Sukabumi,” ujar Ayep Zaki.
Wali Kota Ayep menyatakan, Ikon kota Sukabumi saat ini adalah menang Lapang Merdeka.
“Selain sebagai area terbuka hijau, Lapang Merdeka ini nantinya juga bisa digunakan sebagai tempat pertunjukan maupun even-even lainnya,” ungkap Wali Kota.
Namun begitu, masih kata Ayep mengenai nama belum ada. Dan ini nanti diserahkan kepada wakil Wali Kota.
“Desain nya sudah ada. Nanti pak wakil yang mengurusnya” kata wali kota Ayep.
Selain Lapang Merdeka ke dua, pihak Pemkot Sukabumi juga berencana untuk melanjutkan pembangunan gedung DPRD serta pembuatan jembatan penghubung.
“Gedung DPRD sudah diajukan, demikian juga mudah-mudahan pembangunan jembatan bisa dilaksanakan tahun depan,” harapnya.
Ayep Zaki mengaku dengan pemangkasan anggaran transfer dari pusat ke kota Sukabumi mempengaruhi beberapa rencana yang telah dibuat.
“Untuk pemangkasan anggaran transfer pusat sebesar Rp159 miliar. Ini banyak sekali,” bebernya.
Ayep yakin menegaskan tidak mau meratapi dengan pemangkasan tersebut, yang dilakukan adalah dengan melakukan lobi-lobi ke pusat supaya bagaimana pembangunan terus berjalan.
“Hilang Rp159 miliar, tetapi nanti diupayakan masuk beberapa ratus miliar, tapi dalam bentuk manfaat,”
Penurunan anggaran akibat pemangkasan transfer pusat ke daerah ini mencapai 21 persen, yakni jika sebelumnya APBD kota Sukabumi di tahun 2025 ini sebesar Rp1,32 triliun.
“Sedangkan di tahun 2026 nanti hanya Rp1,17 triliun. Hilangnya Rp159 miliar, itu artinya penurunan mencapai 21 persen,” pungkasnya. (sya)
























