Ruang Sekretariat Pendidikan di Simpenan Ambruk di Makan Usia, Kerugian Capai Rp100 Juta 

SUKABUMITIMES.COM – Sebuah bangunan sekretariat pendidikan yang terletak di Kampung Binakarya RT 005/010, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, ambruk pada Kamis (7/8/2025) sekitar pukul 13.37 WIB.

Bangunan tersebut runtuh secara tiba-tiba, tanpa tanda-tanda bencana alam atau gangguan eksternal. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini.

Bangunan yang ambruk diketahui merupakan ruang rapat sekretariat pendidikan yang berdampingan langsung dengan SDN Binakarya. Menurut laporan Pusat Pengendalian dan Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, penyebab utama runtuhnya bangunan adalah pelapukan struktur yang terjadi seiring waktu.

“Kondisi bangunan sudah retak dan lapuk. Tidak ada cuaca ekstrem atau bencana saat kejadian. Atap ambruk secara tiba-tiba,” jelas Dandi Sulaeman, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan saat dikonfirmasi.

Adapun dimensi bangunan yang rusak, lanjut Dandi, tercatat memiliki panjang 5 meter, lebar 8 meter, dan tinggi 4 meter. Area yang roboh merupakan bagian atap utama, yang biasa digunakan sebagai tempat rapat atau diskusi internal guru dan perangkat pendidikan.

Meski tidak menimbulkan korban, kata Dandi lagi, dampak kerusakan diperkirakan cukup besar. Berdasarkan hasil pengecekan dilapangan diperkirakan kerugian mencapai Rp100 juta.

“Selain bangunan, sejumlah peralatan penunjang kegiatan yang berada di dalam ruangan juga ikut rusak tertimpa material atap yang ambruk,” tuturnya.

Setelah laporan menerima, tegas Dandi, pihaknya bersama unsur Forkopimcam, Bhabinkamtibmas, Satpol PP Kecamatan Simpenan, dan pemerintah desa langsung menuju lokasi untuk melakukan assessment awal dan pengamanan area.

“Koordinasi juga dilakukan dengan RT dan RW setempat guna merancang langkah lanjutan,” katanya.

“Kami sudah sarankan untuk segera membuat laporan resmi dan permohonan bantuan perbaikan. Ini harus menjadi perhatian karena menyangkut fasilitas pendidikan dan keselamatan masyarakat sekitar,” tandasnya. (stm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *