SUKABUMITIMES.COM – Di tengah hiruk-pikuk Kota Sukabumi, berdiri kokoh sebuah institusi pendidikan yang menjadi saksi bisu perjalanan panjang dunia pendidikan di kota ini, SMK PGRI Cipoho Sukabumi. Tak hanya sekadar sekolah, SMK ini adalah monumen hidup dari dedikasi dan perjuangan para guru pejuang pendidikan yang tergabung dalam organisasi PGRI.
Berdiri sejak tahun 1976, SMK PGRI Cipoho bermula dari semangat mulia para guru SMKN 2 Sukabumi yang menyaksikan antusiasme masyarakat terhadap pendidikan kejuruan kala itu. Dengan keterbatasan daya tampung SMKN 2, para guru berinisiatif mendirikan sekolah swasta alternatif. Maka lahirlah SMK PGRI, sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan masyarakat.
Dalam masa awalnya, sekolah ini memanfaatkan gedung SMKN 2 dan menyelenggarakan pembelajaran di waktu siang hari. Lokasi awalnya berada di Jalan Mayawati, yang kini telah bertransformasi menjadi Mall Pelayanan Publik. Perjalanan ini dimulai hanya dengan satu jurusan: Perdagangan.
Tak butuh waktu lama, SMK PGRI Cipoho menjelma menjadi salah satu sekolah favorit. Puncaknya, jumlah siswa sempat menembus angka seribu. Tongkat estafet kepemimpinan sekolah ini berpindah dari satu tokoh pendidikan ke tokoh lainnya, mulai dari Pak Hanafi, Pak Bae, Pak Tatang, Pak Darwis, H. Tini, hingga kini dinakhodai oleh Pak Riswan Safari yang membawa semangat baru dalam pengembangan sekolah.
Sekitar tahun 1980-an, gedung sekolah dipindahkan ke kawasan Perumahan Cipoho, bahkan sebelum kompleks perumahan tersebut berkembang pesat. SMK PGRI pun menjadi pionir pendidikan di kawasan itu dan terus berkembang di bawah naungan Yayasan YPLP PGRI.
Memasuki era teknologi, SMK PGRI Cipoho menunjukkan adaptabilitas yang luar biasa. Setelah menambahkan jurusan Akuntansi dan Pemasaran, sekolah ini membuka jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) sekitar tahun 2010, sebagai respon terhadap gelombang digitalisasi yang terus berkembang.
Opi Sopian, salah satu guru senior yang telah mengabdi sejak 2004, menjadi saksi perkembangan jurusan pemasaran dan pertumbuhan karakter siswa dari waktu ke waktu. Ia bersama para pendidik lainnya terus berinovasi dalam metode pembelajaran agar selaras dengan perkembangan zaman.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan pun menegaskan bahwa hampir seluruh jurusan kini terintegrasi dengan pendekatan digital, memperkuat kesiapan siswa menghadapi dunia kerja yang kian modern
Tak hanya fokus pada aspek akademik dan keterampilan, SMK PGRI Cipoho menempatkan pembentukan karakter sebagai prioritas utama. Sekolah ini membudayakan sholat dhuha berjamaah setiap pagi, program literasi harian, kegiatan jumat bersih, hingga aktivitas olahraga dan kesamaptaan yang dirancang untuk mencetak generasi yang sehat, tangguh, dan berakhlak mulia.
Lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, serta aman menjadi penunjang utama dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif. Kini, gedung SMK PGRI Cipoho telah disulap menjadi bangunan representatif yang memancarkan identitas khasnya—menjadi ikon kebanggaan warga sekolah.
Di bawah kepemimpinan Riswan Safari, SMK PGRI Cipoho terus mengukir prestasi dan membangun mimpi. Dengan visi menjadikan sekolah yang ramah, aman, menyenangkan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, SMK ini hadir sebagai rumah kedua bagi para siswa untuk tumbuh, belajar, dan berkarya.
SMK PGRI Cipoho Sukabumi bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat menempa masa depan. Di sanalah semangat guru-guru pejuang tetap hidup dalam wujud dedikasi tanpa batas, membentuk generasi unggul demi Indonesia yang lebih baik. (rus)


























