SUKABUMITIMES.COM – Pak Badri, begitu biasa di sapa yang merupakan warga asli Kota Sukabumi bertempat tinggal di wilayah RT 03 RW 03 kelurahan Limusnunggal Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi.
Badri berniat untuk membangun rumahnya kembali yang terbakar beberapa waktu lalu dengan uang logam hasil simpanannya selama ini sebesar Rp600 ribu.
Badri selama ini hidup sebatang kara tidak memiliki istri dan anak. Ia memiliki rumah yang terbilang cukup kecil dengan luas tanah sebesar 50 m².
Namun rumah satu-satunya yang dimiliki Badri Pada bulan Agustus lalu mengalami musibah akibat terjadinya kebakaran yang meluluhlantakan semua isinya dan hanya panci yang tersisa.
Sebagaimana diceritakan oleh Ketua RW 08 Kelurahan Limusnunggal Alpan Sopandi melalui pesan singkatnya membenarkan bahwa memang betul rumah pak Badri pada bulan Agustus lalu menjelang bulan puasa mengalami kebakaran sehingga meluluhlantakan semua isinya.
“Yang terisa ya hanya panci dan termosnya,” cerita Alpan Sopandi kepada sukabumitimes.com melalui pesan singkatnya pada Rabu (9/4/2025).
Ia menjelaskan sebab musabab rumah Badri terbakar karena sewaktu memasak dan kemudian keluar rumah lupa mematikan kompornya.
“Kebakaran tersebut disebabkan Badri yang sedang memasak, kemudian lalu keluar rumah dan lupa mematikan kompor sehingga terjadilah kebakaran tersebut,’ jelasnya.
Masih ungkap ketua RW 08, semenjak terjadinya musibah kebakaran itu, Badri tinggal di pos ronda berselimutkan karung dan beralaskan dus bekas.
“Kasihan pak Badri, selama ini tidur di pos ronda dan hanya beralaskan kardus bekas dan berselimutkan karung,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, bahwa beberapa waktu kemudian, Badri mempunyai keinginan untuk membangun rumahnya kembali.
“Pak Badri mengutarakan niatnya itu kepada Pak Aep Bagus dan menceritakan seluruhnya kondisi dirinya saat itu. Badri pun bercerita ingin kembali memiliki rumah namun hanya memiliki uang logam sejumlah 600 ribu hasil simpanannya itu,” lanjut Alpan Sopandi.
Masih ujar Aep, karena merasa Iba dengan kondisi Badri yang seperti itu dan mempunyai keinginan membangun rumahnya kembali, maka Aep Bagus mendatangi rumahnya selaku ketua RW 08 kelurahan limusnunggal.
“Pak Aep lantar menceritakan keinginan Badri tersebut, yang kemudian saya berinisiatif untuk langsung mencarikan bantuan kepada warga di RW ini,” ujarnya.
“Alhamdulillah, gayung bersambut ada salah satu warga RW 08 yang bernama pak Billy dan juga dengan warga lain bergotong royong memberikan bantuan untuk pembangunan rumah Badri,” terangnya.
Akhirnya warga RW 08 mulai membangun kembali rumah Badri kembali hingga selesai.
“Alhamdulillah rumah pak Badri bisa kembali dibangun dan semua itu murni dari warga RW 08 dan tidak ada bantuan dari pemerintah,” pungkasnya. (rus)
























